Sergai, PONTAS.ID – Secara resmi, Bupati Sergai, Soekirman, didampingi Wabup Sergai, Darma Wijaya; dan Sekda, Faisyal Hasyrimi, membuka seleksi CPNS Seleksi Kompetensi Fasar (SKD) di lingkungan Pemkab Sergai, di Aula Sultan Serdang, Kkomplek Kantor Bupati Sergai, di Sei Rampah, Senin (24/2/2020).
Kepala Kantor Regional IV Badan Kepegawaian Negara (BKN, English Nainggolan, memuji pelaksanaan SKD dan kesiapan panitia pelaksana ujian.
“Mulai dari persiapan ruang tunggu sampai perangkat sudah memadai untuk melaksanakan ujian. Ini artinya, Pemkab Sergai sangat siap melaksanakan ujian CAT ini,” kata Nainggolan yang ternyata putra Sergai kelahiran Desa Kayu Besar Kec. Bandar Khalifah, Sergai.
Nainggolan juga menerangkan, dari 34 Kabupaten/Kota termasuk Pemprov Sumut, hanya 26 instansi saja yang membuka rekrutmen CPNS, dengan jumlah pelamar mencapai 140 ribu untuk memperebutkan 4.000 formasi.
“Sergai membuka 104 formasi dengan peserta pelamar sebanyak 1.496 orang atau sekitar 7%. Jelas ini peluangnya sangat besar dengan daerah lain yang rata-rata hanya sekitar 2% saja. Namun ingat, seperti yang disampaikan Pak Bupati, hanya orang yang berkemampuan yang akan diterima. Jadi, jangan berharap pada koneksi atau calo. Rekrutmen CPNS bersih dari KKN,” kata English Nainggolan.

Bupati Sergai, Soekirman, dalam sambutannya memgatakan, seleksi CPNS di lingkungan Pemkab Sergai ini bersih dari kolusi, korupsi dan nepotisme.
“Atas nama Pemkab Sergai saya menyambut baik dan menyampaikan penghargaan yang sebesar-besarnya atas penyelenggaraan pengadaan CPNS dari pelamar umum formasi tahun 2019. Dengan demikian, saya ucapkan selamat datang kepada seluruh peserta seleksi yang mengikuti rekrutmen ini sebagai salah satu tahapan seleksi yang ditetapkan,” papar Bupati.
Bupati melanjutkan, pengadaan CPNS Kabupaten Segai formasi tahun 2019 ini berdasarkan ketentuan dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB), dengan mengedepankan prinsip transparansi.
“Yang pasti, seluruh proses seleksi tidak dipungut biaya dan bebas dari korupsi, kolusi dan nepotisme,” tegas Soekirman.
Bupati Soekirman juga sempat menanyakan asal peserta, setelah ditanya, ternyata pelamar SKD di Sergai ini sekitar 80 persen berasal dari luar Sergai.
Kemudian, Wabup Sergai, Darma Wijaya, mengingatkan, yang akan diterima menjadi CPNS Kabupaten Sergai formasi tahun 2019 benar-benar merupakan peserta terbaik, dari seluruh tahapan rekrutmen.
“Oleh karena itu, saya mengimbau agar seluruh peserta tidak percaya terhadap oknum-oknum tertentu baik yang mengatasnamakan Pemkab Sergai, pejabat maupun pihak lain yang menjanjikan dapat loloskan jadi CPNS dengan imbalan tertentu. Sudah pasti itu penipuan,” tegas Wabup Darma Wijaya.
Lalu, Sekda Kabupaten Sergai, M. Faisal Hasrimy, pun membacakan SK MenPAN-RB Nomor 792 tahun 2019 tentang kebutuhan Pegawai Aparatur Sipil Negara di lingkungan Pemkab Sergai tahun 2019 sebanyak 104 orang dengan rincian tenaga guru sebanyak 70 orang, tenaga kesehatan sebanyak 23 orang dan tenaga teknis sebanyak 11 orang.
“Verifikasi berkas mulai tanggal 11 sampai dengan 27 November 2019 di aula BKD Kabupaten Sergai, dengan jumlah pelamar yang mengisi formulir sebanyak 1.730 orang pelamar. Kemudian dilakukan seleksi administrasi yang meluluskan sebanyak 1.496 orang pelamar dan 182 orang tidak memenuhi syarat. Tahapan SKD dilaksanakan tanggal 24 sampai 25 Februari 2020, yang dibagi ke dalam 9 sesion,” lapor Faisal.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut, yakni Kepala BKD Sergai, Dimas Kurnianto; Kepala Dinas Kominfo Sergai, Akmal; dan, para peserta Ujian CAT SKD penerimaan CPNS Kabupaten Sergai.
Pantauan PONTAS. ID, peserta yang ikut SKD terlihat tidak dibenarkan membawa handphone, arloji (jam tangan), ikat pinggang, dan alas kaki harus dibuka ketika memasuki ruangan ujian. Semuanya diperiksa dengan ketat oleh personil BKD Sergai dan BKN Pusat, dengan menurunkan personil pria dan wanita.
Penulis: Andy Ebiet
Editor: Riana




























