Buntut Protes soal Banpres, Bupati Boltim Minta Maaf 

Bupati Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Sehan Salim Landjar (foto: istimewa)

Jakarta, PONTAS.ID – Bupati Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Sehan Salim Landjar, menyampaikan permohonan maaf atas pemberitaan mengenai penyaluran bantuan presiden (banpres) produktif.

Sebelumnya, Sehan Salim Landjar protes bantuan Presiden Joko Widodo (Banpres) untuk UMKM disalahgunakan. Videonya pun viral di media sosial. Sehan menilai, banpres tersebut dimanfaatkan para pengusaha jasa keuangan.

“Saya meminta maaf kepada Pak Menteri (Menkop UKM) karena saya tidak menyangka bahwa spontanitas saya kemudian menjadi viral dan ditanggapi macam-macam, padahal saya ingin agar pelaksanaan di lapangan perlu diawasi,” tutur Sehan, dalam konferensi pers virtual, dikutip Selasa (29/12/2020).

Sehan mengaku, pernyataannya itu spontan terucap setelah mendapati beberapa nasabah yang akan menerima Banpres Produktif Usaha Mikro dari salah satu lembaga pembiayaan.

Meski begitu, dia mengapresiasi bantuan pemerintah ini. Menurutnya, banpres bisa mempertahankan ekonomi kecil.

“Pada prinsipnya saya sangat respect dan mendukung program pemerintah pusat dan kebijakan ini adalah bentuk kasih sayang dan untuk mempertahankan ekonomi kita, tinggal tentunya di lapangan kita harus waspadai,” imbuhnya.

“Saya juga berharap, akan banyak lagi masyarakat di Boltim yang menerima BPUM ini,” sambung Sehan.

Lebih jauh, Sehan juga meminta agar pengawasan di lapangan terkait penyaluran BPUM ini terus ditingkatkan.

“Sekali lagi, saya minta maaf pada Menteri Teten karena spontanitas saya yang lalu menjadi viral. Saya hanya ingin pelaksana di lapangan diawasi. Ini bentuk kasih sayang kepada masyarakat, jangan sampai rakyat Boltim tidak dapat lagi. Saya minta maaf sudah bikin gaduh,” tandas Sehan.

Penulis: Riana

Editor: Luki Herdian

Previous articlePlh Wali Kota Jakpus Puji Keindahan TIKTAS
Next articleKemenkop UKM: Penyaluran Banpres di Boltim Tepat Sasaran