Trenggalek, PONTAS.ID – Menjelang libur Natal 2020 dan Tahun Baru 2021 (Nataru), destinasi wisata kabupaten Trenggalek mengalami lonjakan pengunjung. Mengingat masih dalam masa pandemi Covid-19 pengelola wisata maupun para wisatawan diimbau agar disiplin menjalankan protokol kesehatan.
Hal ini disampaikan Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Kadisparbud) Kabupaten Trenggalek, Sunyoto, di kantornya, Rabu (16/12/2020).
“Karena Nataru kali ini di tengah pandemi, wisatawan lokal maupun luar kota harus tetap menerapkan 3M (Memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan). Dan kepad pengelola agar membatasi jumlah pengunjung hanya 50 persen dari kapasitas,” terang Sunyoto kepada PONTAS.id.
Selain itu, kata Sunyoto pihaknya tetap mengimbau pihak pengelola agar terus-menerus disiplin menegakkan Protokol Kesehatan. Tujuannya, agar objek wisata tidak menimbulkan klaster baru penularan Covid-19.
“Semua tempat destinasi harus siap dan wisatawan harus menjaga kesehatan dengan 3M itu. Kami tidak bermaksud menutup objek wisata, tapi kita imbau dan tegaskan lagi kepada pelaku wisata dan pengunjung itu,” sambungnya.
Harapannya, kata Sunyoto, semua pihak harus saling menjaga dari potensi peningkatan pengunjung hingga penularan Covid-19.
“Ini sudah kita lakukan mulai tanggal 10 Juli 2020 lalu saat Pemkab Trenggalek membuka 14 destinasi. Namun menjelang libur Nataru kita optimalkan lagi,” tegasnya
Sunyoto juga mengimbau kepada pelaku wisata dan pengunjung agar tidak melakukan kegiatan yang menimbulkan kerumunan massa. Untuk itu, pada malam pergantian tahun baru obyek wisata yang ada di Trenggalek kata dia akan ditutup.
“Jadi malam pergantian tahun baru 2021 tempat wisata yang ada di Kabupaten Trenggalek akan ditutup,” pungkasnya.
Berikut destinasi wisata Trenggalek yang dibuka saat Nataru:
- Wisata Pantai Prigi;
- Pantai Pasir Putih;
- Panti Simbaronce;
- Pantai Pelang;
- Hutan Kota Gunung Jaas;
- Wisata Putri Maron;
- Wisata Tebing Linggau;
- Wisata Mangrove Cengkrong;
- Pantai Mutiara;
- Desa Wisata Duren Sari;
- Bukit Tunggangan;
- Kampung Toga Lestari;
- Goa Ngerit; dan
- Banyu Lumut.
Penulis: Saelan
Editor: Pahala Simanjuntak




























