Keuangan Seret, DPR Pastikan Tol Prabuwangi Molor

Jakarta, PONTAS.ID – Penyelesaian proyek Tol Probolinggo-Situbondo-Banyuwangi (Probowangi) yang berada di Jawa Timur terhambat lantaran masalah pembebasan lahan dan masalah keuangan akibat dampak pandemi Covid-19.

Hal ini disampaikan anggota Komisi VI DPR RI Singgih Januratmoko saat mengikuti Kunjungan Kerja Spesifik ke Pasuruan, Jatim, Senin (23/11/2020).

“Pandemi saat ini juga sangat berpengaruh sekali, terutama terkait likuiditas perusahaan, nantinya Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) harus bisa men-support Jasa Marga yang mengalami masalah pada perbankan,” ucapnya dalam keterangan resminya yang dikutip PONTAS.id, Selasa (24/11/2020).

Menurutnya, ada tiga sesi dalam proyek pembangunan Tol Probowangi, sedangkan saat ini proses pembangunan sesi pertama jalan tol sepanjang 172 kilometer itu baru berjalan 20 persen. Sesi pertama baru berjalan mendekati 20 persen, kemudian sesi kedua baru 7 persen sedangkan sesi ketiga belum berjalan.

“Target tahun 2021 itu untuk sesi pertama, tapi saya yakin ini akan mundur karena masalah pembebasan lahan dan likuiditas. Saya harap ini cepat ada solusinya, karena nantinya tol ini akan terhubung dari tol Jawa Barat sampai ke Jawa Timur. Jadi jika ada wisatawan bertujuan ke Bali bisa melalui jalur darat ini, untuk menjadi alternatif,” Pungkas Politisi Golkar itu.

Sementara itu, anggota Komisi VI DPR RI Nasim Khan berharap proyek tol Probowangi bisa selesai secepat mungkin. Pasalnya, tol tersebut memiliki nilai yang luar biasa, di antaranya untuk efektivitas berkendara, berbisnis, bekerja dan dalam pengembangan tempat wisata nasional.

“Nantinya, perjalanan darat dari Jakarta hingga sampai ke ujung timur Pulau Jawa (Banyuwangi) hanya butuh waktu sekitar 12 jam,” ujarnya

Sebab itu, Pihaknya mendorong kepada pemerintah untuk menjadikan fokus utama dalam menyelesaikan proyek tersebut.

“Jasa Marga harus bisa berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait, dengan stakeholders serta dengan pemerintah agar proses ini cepat terlaksana, sehingga tahun 2025 proyek pembangunan tol ini sudah selesai,” tutup politisi Fraksi PKB itu.

Penulis: Luki Herdian
Editor: Rahmat Mauliady

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here