Musirawas, PONTAS.ID – Untuk meningkatkan pengawasan Pilkada tahun 2020 atas arahan dari Bawaslu Kabupaten Musirawas, Panwascam Kecamatan Tuah Negeri mengadakan sosialisasi pengawasan pemilihan kepala daerah tahun 2020, pada Rabu (2/9/2020).
Ketua Panwascam Tuah Negeri, Rozi dalam sambutannya, mengucapkan terimakasih kepada para Panwaslu Kelurahan/Desa (PKD) yang ikut berpartisipasi dalam melakukan pengawasan Pilkada 2020. “Sosialisasi ini sebagai penguatan dalam melakukan tugas dan fungsi pengawasan,” kata Rozi.
Sementara itu, Camat Tuah Negeri diwakili Sekcam, Nawawi mengimbau agar para PKD melaksanakan tugas secara proporsional, “Siapapun yang menang itulah pemimpin Kita. Kami selaku ASN wajib netral,” kata Nawawi.
Dalam kesempatan itu, Hendrawan selaku Kapolsek Muara Kelingi juga mengimbau seluruh PKD memahami apa yang menjadi kewajiban dan tugas di lapangan. “Taati aturan dalam mengambil keputusan di lapangan. dan sebagai pelopor Covid-19 agar mematuhi Protokol Kesehatan,” kata Hendrawan.
Saat pemilihan berlangsung, Kapolsek berharap seluruh komponen masyarakat menjauhkan kepentingan pribadi, “TNI Polri netral, berbicarapun kami harus hati-hati. Apapun bentuknya tetap netral,” tutupnya
Demikian juga disampaikan Hermansyah selaku perwakilan Bawaslu juga mengingatkan dalam pelaksanaan Pilkada Serentak pada 9 Desember 2020 mendatang, seluruh pihak wajib mematuhi Protokol Kesehatan, “Seperti cuci tangan, menggunakan masker dan jaga jarak,” kata dia.
“Kepada PKD, pemilih pemula dan tokoh masyarakat mari bersama-sama kita jaga bersama untuk menghindari hal-hal yang tidak di inginkan. Kita awasi Pilkada tanpa provokasi,” kata dia.
“Jika ada pemilih yang belum terdaftar laporkan ke PPS. Pemilih yang tidak terdaftar harus diberikan kesempatan seluas-luasnya menggunakan hak pilihnya,” tegas Hermansyah.
Ditambahkan Hermansyah, pendaftaran calon Bupati dan Wakil Bupati dan penetapan calon akan segera dimulai.
“Jalankan tugas pokok dan fungsi masing-masing kita sesuai dengan peraturan sebagai pengawas pemilu. Menjadi pengawas pemilu memang sangat beresiko dan harus penuh energi,” tutup Hermansyah.
Penulis: Zainuri
Editor: Pahala Simanjuntak




























