Pemerintah Kucurkan Rp 90 M untuk Influencer, DPR: KPK Jangan Bungkam

Didik Mukrianto Sekretaris Fraksi Partai Demokrat, (Foto: Ist)

Jakarta, PONTAS.ID – Anggota Komisi III DPR RI, Didik Mukrianto, mendesak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menelusuri soal anggaran pemerintah untuk kegiatan digital yang melibatkan jasa influencer.

Hal ini disampaikan Didik yang mengaku terkejut dengan temuan Indonesia Corruption Watch (ICW), terkait biaya untuk influencer guna mempromosikan program pemerintah yang mencapai Rp 90,45 miliar.

Menurut Didik, penegak hukum seharusnya bisa menyelidiki bila benar uang negara yang dialokasikan untuk infuencer sebegitu besarnya, dan disinyalir transparansi dan akuntabilitasnya rendah.

“Saya berharap aparat penegak hukum khususnya KPK segera memulai lagi untuk melakukan penyelidikan dan melakukan pemeriksaan mendalam untuk memastikan uang negara tidak menguap dan dikorupsi,” tutur Didik, Sabtu (22/8/2020).

Demikian juga dengan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), Didik mendorong, agar auditor negara itu melakukan audit yang mendalam agar uang rakyat tidak dipergunakan untuk kepentingan yang berorientasi kepada kebutuhan yang tidak bermanfaat.

Pasalnya, kata legislator asal Jawa Timur itu, di tengah kesusahan masyarakat dan tertekannya keuangan negara seperti saat ini, aparat penegak hukum hendaknya melakukan pengawasan yang ketat.

“Saya berharap aparat penegak hukum khususnya KPK dan lembaga pengawas termasuk BPK mengedepankan hati nuraninya untuk memikirkan rakyat. Bukan bungkam melihat potensi uang rakyat yang menguap,” pungkasnya.

Penulis: Riana

Editor: Luki H

Previous articleLibur Panjang, Frekuensi Penerbangan di Bandara Soetta Naik 45 persen
Next articleTurun Rp 4 Ribu, Berikut Rincian Harga Emas Antam Hari Ini

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here