Semarakkan HUT RI ke-75, PJBN Gelar Pertunjukan Seni Budaya

Keluarga besar Paguron Jalak Banten Nusantara (PJBN) dari berbagai wilayah nusantara.

Jakarta, PONTAS.ID – Ratusan seniman dan budayawan yang  tergabung dalam Peguruan Jalak Banten Nusantara (PJBN) dari selruh tanah air turut serta ramaikan Perayaan HUT Kemerdekaan RI ke-75 di Pandeglang banten, Bertajub Keagamaan, Seni beladiri, Tarian, Debus dan seni lainnya yang berasal dari seluruh pelosok nusantara, dari  tanggal 16 sampai 17 Agustus 2020.

Dalam acara tersebut Setiap wilayah di perkenankan untuk menampilkan berbagai aktraksi beladiri dan seni tarian daerah masing-masig. Ketua Pelaksana Hrian PJBN, Ratu Ageng Rekawati mengatakan, kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian terhadap budaya nusantara serta PBJN adalah wadah atau perkumpulan bagi seluruh pencinta seni dan budaya di dari seluruh nusantara.

“Kita Bukan hanya Banten, Jakarta, Jawa barat tetapi kita adalah Nusantara. dan kita juga bukan hanya Islam, Kristen, Budha tetapi  kita Bhinneka Tunggal Ika. Semua yang hadir disini dalam satu  tujuan yakni kebersamaan” ujar Ratu, di Pandenglang, Senin (17/8/2020).

Ia mengatakan, semangat acara ini adalah untuk memberikan penghormatan kepada Para Pahlawan banyak yang telah gugur demi memperjuangkan kemerdekaan bangsa ini.

“Kita patut untuk mensyukuri  hasil perjauangan para pahlawan kita. karena  jasa mereka kita merasakan indahnya kemerdekaan. Untuk itu, Melalui Wadah PJBN ini, kita akan bersama-sama berikan yang terbaik untuk negara ini dan mampu mempertahankan dan melestarikan seni dan budaya yang diwariskan para leluhur. Sebagai anak generasi bangsa sudah sepatutnya kita menjaga dan mencintai seni dan budaya warisan para leluhur kita ini,” ujar Ratu.

Salah satu peserta Debus asal aceh-medan memperagakan debus mengunakan Senso dan grinda.

Ketua PJBN Perwakilan Jawa Barat, KH. Abdul Fatah Al-Banjar, mengatakan  bahwa kegiatan  ini bertujuan untuk menyatukan dan memperkenalkan seni dan budaya kita dari berbagai daerah. “Kita hadir di sini atas dasar kebersamaan. PJBN adalah suatu wadah yang bersifat universal dengan satu tujuan adalah Bhinneka Tunggal Ika.  Kita tidak hanya agama islam yang tergabung disini, tetapi seluruh agama yang ada di negara kita bisa masuk keluarga PJBN dengan tujuan mencintai Seni dan budaya sendiri, ujar KH Abdul.

Ia Berpesan, Masyarakat kita  jangan sampai melupakan budaya sendiri, dan mengutamakan budaya asing/ Barat, yang pada akhirnya generasi kita tidak menegenal budayanya sendiri.

“Kami berharap kepada generasi muda agar lebih mencintai budaya nusantara dan mempunyai etika, tata krama dan perilaku yang baik sepeerti sifat para pahlawan dan leluhur kita,” ungkap KH Abdul.

Panagalima Komando DPP, Arya Yudha PJBN, mengatakan keluarga besar PJBN,  kedepan akan mengedepankan pendidika dan memeperkenalkan budaya kepada generasi muda.”Kami punya program ke depan yaitu bagaimana keberadaan Paguroan Jalak Banten di tengah masyarakat dan negara memberikan sumbangsihnya untuk mengangkat seni dan budaya Nusantara agar lebih dikenal  oleh masyarakat luar” ujar Arya.

Ia Juga berpesan kepada Kelarga Besar PJBN agar tetap bersatu dan menjaga silahturahmi. “Mari kita bersatu, mari kita jaga silaturahmi satu dengan yang lain. Hadirnya PJBN  ini bukan hanya untuk ditonton oleh masyarakat atau diketahui oleh masyarakat tetapi harus bisa dirasakan manfaatnya dan kehadirannya ditengah masyarakat” jelas Arya.

Ia juga berpesan kepada generasi muda, seni bela diri  dan  keberanian untuk dibanggakan bukan untuk di sombongkan, belajarlah tentang budaya sendiri.

“budaya kita itu lebih indah, lebih bagus dari pada budaya asing, kita harus bangga dengan hal itu,” tegas Arya.

Penulis: Tim Biro DKI

Editor: Idul HM

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here