Permudah Layanan, Lurah Disarankan Tempatkan Petugas Dilantai Dasar

Jakarta,PONTAS.ID – Asisten Pemerintahan Jakarta Pusat, Denny Ramdhani menyarankan agar para Lurah  menempatkan salah satu petugas atau stafnya di bawah atau di lantai dasar yang telah dibekali mengenai pemberkasan dokumen yang menjadi ranah lurah.
“Ini penting agar warga tidak naik turun tangga saat mengurus berkas dokumen yang berkaitan dengan lurah, seperti pengurusan surat tanah, surat keterangan ahli waris dan lain-lain, “ ujar Asisten Pemerintahan Jakarta Pusat, Denny Ramdhani saat meninjau Kelurahan Kartini dan Karang Anyar, Sawah Besar, Jakarta Pusat dalam rangka Monitor dan Evaluasi Pelayanan Publik, Rabu (29/7/2020).
“Syukur-syukur clear disini pemberkasan jadi tidak perlu lagi naik turun tangga, kan kasihan warga naik turun keatas, “ ucap Denny
Lebih lanjut Denny mengatakan, Selama ini warga yang ingin mengurus berkas yang ada kaitannya dengan lurah selalu naik keatas, begitu berkas disodorkan ternyata masih ada berkas yang kurang lengkap sehingga warga balik ke bawah atau pulang ke rumah untuk melengkapi berkasnya.
Sebenarnya ini tidak perlu terjadi, jika kita menempatkan petugas di lantai dasar yang telah dibekali ilmu tentang hal tersebut, maka warga tersebut tidak perlu naik turun tangga untuk melengkapi berkasnya. Cukup petugas itu yang memeriksa jika persyaratan sudah lengkap baru bawah keatas untuk di tandatangani, jelas Denny di dampingi Kepala Inspektur Pembantu Kota (Irbanko) Jakarta Pusat, H. A. Dasuki.
Nah saran saya ada petugas disini yang memang dia punya bekal artinya dia bisa verifikasi. Nah nanti tinggal penandatanganan, pemberian nomor dan sebagainya biar petugas yang atur.
“Namun kita tetap harus hati-hati dan waspada jangan sampai dimanfaatkan oleh orang yang tidak bertanggung jawab, pada akhirnya dapat menyusahkan di kemudian hari, “tandasnya.
Penulis: Tajuli
Editor: Idul HM
Previous articlePasca-Banjir, Distribusi BBM dan LPG ke Luwu Utara Kembali Normal
Next articleKLHK Harapkan Inovasi CSR Bantu Masyarakat Saat Pandemi