HomeSumatera UtaraDiduga Masalah Keluarga, Bripka MAP Nekat Tembakkan Sempi Kedagunya
Diduga Masalah Keluarga, Bripka MAP Nekat Tembakkan Sempi Kedagunya
Alm. Bripka MAP bersama Istri.
Sergai, PONTAS.ID – Bripka MAP warga Jl. Sei Beringin LK. iII Kelurahan Tebing Tinggi Lama Kec. Padang Hilir Kota Tebing Tinggi, terakhir bertugas di Polsek Rambutan Polres Tebing Tinggi melakukan bunuh diri dengan menembakkkan senjata api (Sempi) miliknya kebagian Dagu. Hal ini terjadi dipicu masalah keluarga.
Berawal Bripka MAP datang dan menginap di rumah orangtuanya di Dusun V Desa Gempolan Kec. Sei Bamban – Sergai. Kejadian menurut sumber di Polres Sergai dan para tetangga mengungkapkan pada hari Rabu ( 3/6/2020) adik kandung Pelaku bernama Ronal Nikson Pasaribu (33) yang tinggal di Tebing Tinggi ditelepon Mama kandungnya Ngolu Aruan (59) untuk segera datang ke Gempolan.
Saat itu Mamak kandungnya lagi sakit,sekaligus untuk melihat Abang kandungnya (pelaku) mau minum racun di kamarnya,jelas Ronal Pasaribu kepada Personil Polres Sergai.
Mendengar Mamak sakit dan Abang mauinum racun,lanjut Ronal sekitar pukul 08.00 wib pagi aku sudah sampai di Gempolan ( Dirumah Mamak kandungnya), dan langsung menuju kamar depan dimana abang berada tapi pintu kamar masih terkunci,
Mungkin karena mendengar suaraku, abangku langsung membuka pintu, dan aku melihat dari pintu ke dalam kamar melihat Abang berada di posisi sudut kamar,sedang memasukkan peluru kedalam pistol dinasnya, dan mengarahkan senpi ke dagu korban.
Melihat itu,aku membujuk Abang namun oleh pelaku malah menyuruh saksi pergi dengan mengatakan ” Udah pergi lah kau dek”, kemudian aku ada mendengar suara tarikan pelatuk senpi namun tidak terdengar suara ledakan.
Ronal kembali mencoba membujuk abangnya,agar tidak melakukan perbuatan itu lagi, namun pelaku langsung menarik pelatuk senpi miliknya, dan terdengar suara ledakan serta aku melihat darah keluar dari arah dagu abangku.
“Melihat kondisi itu aku spontan berteri ak minta tolong kepada tetangga, dan selanjutnya tetangga dan masyarakat sekitar berkerumun untuk melihat kejadian itu,selanjutnya aksi tak tau lagi apa yang terjadi”,jelas Ronal.
Kapolres Sergai AKBP Robinson Simatupang ketika dikonfirmasi melalui Kasubbag Humas Ipda Zulfan Ahmadi, membenarkan kejadian ini. Bahkan Kapolres Sergai bersama Kapolres Tebing Tinggi bersama personil,sudah melihat Tempat Kejadian Perkara (TKP).
“Berdasarkan keterangan Saksi – saksi, Korban memiliki riwayat sakit pinggang dan sudah bolak balik berobat ke rumah sakit maupun pengobatan tradisional namun tidak sembuh sembuh juga dan pelaku diduga meninggal dunia akibat letusan senjata api dinas Polri jenis Revolver S&W BBL AFD 9473 milik korban yang mengenai Dagu bagian leher yang tembus ke kepala korban yang mengakibatkan Korban meninggal dunia”,jelas Zulfan.
Mayat korban (pelaku) sudah dibawa ke RS Bhayangkari Tebing Tinggi guna otopsi,lanjutnya Dan kasusnya masih dilakukan penyelidikan oleh Tim Sat Reskrim Polres Serdang Bekerja sama dengan Sat Reskrim Polres Tebing Tinggi, pungkas Ipda Zulfan.