Jakarta, PONTAS.ID – Pemprov DKI Jakarta mencatat pasien dalam pengawasan (PDP) kasus Corona di DKI Jakarta sebanyak 895 orang. Sebanyak 291 orang masih dirawat dan yang telah dinyatakan sembuh mencapai 604 orang.
“Hingga hari ini terdapat 459 warga DKI dinyatakan positif Corona. 29 orang di antaranya telah sembuh, kemudian yang meninggal dunia sebanyak 48 orang,” ungkap Ketua II Gugus Percepatan Penanggulangan Covid-19 Provinsi DKI Jakarta, Catur Lasmono di Balai Kota, Kamis (26/3/2020).
Selain itu kata Catur, hingga hari ini tenaga kesehatan (Medis) yang terpapar virus corona berjumlah 50 orang dan mereka bekerja di 24 Rumah Sakit (RS) yang ada di Jakarta.
Selanjutnya kata Catur, jumlah orang dalam pemantauan (ODP) hingga saat ini mencapai 1.850 orang, kemudian yang masih dalam pemantauan sebanyak 457 orang dan yang sudah tidak dipantau sebanyak 1.393 orang.
Hindari Keramaian
Terpisah, Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Utara hingga 26 Maret 2020 mencatat sebanyak 30 orang warganya positif Corona dan meninggal dunia sebanyak 5 orang.
Dengan adanya angka pasien positif Covid-19 itu Walikota Jakarta Utara Sigit Wijatmoko menghimbau kepada masyarakat untuk tidak keluar rumah jika bukan keperluan mendesak.
Selain itu Walikota Jakarta Utara juga meminta warga agar tidak membuat atau menghadiri acara atau kegiatan yang menimbulkan kerumunan massa. Kemudian warga diharapkan dapat melakukan kegiatan Berdoa dan beribadah di rumah/kediaman masing-maing
Sigit menerangkan, jika ada orang di lingkungan yang memiliki gejala terinfeksi seperti suhu badan tinggi (di atas 37,5 derajat), batuk, sesak napas, tenggorokan sakit, lemas agar segera menghubungi hotline Gugus Tugas Covid 19 Jakarta Utara yakni:
- dr. Wahyu +62 821 2592 4794:
- dr. Arief +62 812 528 5029:
- dr. Eko +62 813 1916 9635; dan
- dr. Ade Jenny +62 857 2020 4271.
Penulis: Rahmat Mauliady/Edi Prayitno
Editor: Riana Agustian



























