Sidak Komisi D DPRD Asahan Nyaris Baku Hantam

Asahan, PONTAS.ID – Meski sempat diwarnai kericuhan antara pihak Komisi D DPRD Asahan dengan seorang pria yang diduga anggota keluarga BC, namun para wakil rakyat tersebut tetap melaksanakan tugasnya dalam menyahuti keluhan dan laporan dari masyarakat yang disampaikan kepada mereka.

Kericuhan yang hampir berujung baku hantam itu bermula saat pria tersebut mengeluarkan kata-kata yang kurang pantas dan tidak sopan kepada anggota Komisi D DPRD Asahan yang diketuai Irwansyah Siagian bersama Satuan Polisi Pamong Praja, Badan Pertanahan Nasional (BPN) Asahan, serta pihak terkait lainnya melakukan inspeksi mendadak (Sidak) ke lokasi akses jalan milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Asahan yang telah ditutup (dikuasai) oleh BC, warga Jalan Ahmad Yani, Kelurahan Kisaran Naga, Asahan, Sumatera Utara.

“Harusnya beliau tidak arogan dan lebih santun dalam bersikap dan berkata-kata, kehadiran kami disini untuk melihat secara langsung laporan masyarakat atas dugaan penguasaan akses jalan milk Pemkab Asahan yang dilakukan BC,” kata Irwansyah Siagian, Senin (2/3/2020).

Sebelumnya, sebanyak 46 Kepala Keluarga yang menetap disekitar rumah BC melaporkan permasalahan dugaan pengusaan jalan tersebut ke DPRD dengan membawa bukti-bukti yang menunjukkan bahwa tanah yang sekarang dikuasai BC sesuai dengan sertifikat tanah yang dimilkinya sebelumnya adalah akses jalan yang sering dilalui warga sekitar.

“Sebelumnya, kami bisa menggunakan akses jalan ini tapi sekarang sudah tidak bisa lagi sejak dikuasai dan ditembok BC”, terang Simanungkalit warga sekitar.

Atas permasalahan ini, pihak DPRD Asahan melalui Komisi D memberi waktu 20 hari kepada Lurah Kisaran Naga, Daniel, untuk memfasilitasi dan menyelesaikannya pihak DPRD pun memberikan ruang waktu kepada Lurah Kisaran Naga untuk memfasilitasi dan menyelesaikan permasalahan tersebut.

“Kami harap Pak Lurah dapat memfasilitasi dan menyelesaikan permasalahan ini, bila benar terbukti tanah tersebut benar akses jalan agar dikembalikan kepada fungsinya semula,” kata salah seorang anggota Komisi D DPRD Asahan dari Fraksi PAN, Saparimanm, menimpali saat mereka datang menemui Dahniel di kantornya.

Penulis: Bayu Kurnia Jaya

Editor: Riana

Previous articleKRI Soeharso Bantu Evakuasi WNI ke Pulau Sebaru Kecil
Next articleMenteri ESDM: Sumber EBT Melimpah Wujudkan Kemandirian Energi