Kontingen Garuda Monusco Kenalkan Kebudayaan Indonesia di Kongo

Kontingen Garuda Kenalkan Monusco di Kongo
Kontingen Garuda Kenalkan Monusco di Kongo

Afrika, PONTAS.ID – Prajurit TNI dari Satuan Tugas Kontingen Garuda (Satgas Konga) XXXIX-B Rapid Deployable Battalion (RDB) Mission de lOrganisation des Nations Unies pour La Stabilisation en République Démocratique du Congo (Monusco), dibawah Kolonel Inf Daniel Lumbanraja sebagai Dansatgas memperkenalkan kebudayaan Indonesia di Pantai Kalemie Propinsi Tanganyika, Republik Demokratik Kongo, Selasa (17/2/2020).

Kegiatan ini merupakan dari Civil Military Coordination (CIMIC) yang dipimpin Mayor Tek Syukroni, sebagai ujung tombak dalam melaksanakan pendekatan kepada masyarakat sekaligus duta bangsa di daerah misi. Kolonel Inf Daniel Lumbanraja disela-sela kegiatan menyampaikan, Satgas TNI RDB memperkenalkan beberapa kebudayaan Indonesia dengan menyaksikan pemutaran film dokumenter berjudul “Wonderful Indonesia”, menampilkan beberapa pakaian adat tradisional (Kalimantan Barat, Jawa Tengah, DKI Jakarta), sebagian lagi mengenakan uniform UN Peacekeeper dan baju Batik khas Indonesia.

“Selain itu, diperkenalkan juga aneka jajanan khas tradisional Indonesia berupa berbagai olahan singkong dan jajanan pasar lainnya,” ujarnya.

“Kegiatan CIMIC Satgas TNI RDB diharapkan sebagai sarana komunikasi sosial kepada masyarakat Kongo juga untuk mengenalkan kebudayaan Indonesia ke kancah internasional,” kata Kolonel Inf Daniel. Menurutnya, kegiatan yang saat ini dilaksanakan memang sedikit berbeda dari CIMIC biasanya. Disini Satgas TNI RDB bekerjasama dengan welfare Monusco yang diorganisir Mr. Essien selaku Satelite Technicion menggelar berbagai kesenian daerah yang berasal dari Indonesia, yaitu tarian Kaka Enda (Ambon), Evalina dan Patola (Papua) yang diikuti seluruh pengunjung Pantai Kalemie.

Kegiatan CIMIC Satgas RDB memang selalu menjadi pusat perhatian warga Kongo karena sikap ramah tamahnya dan mudah bergaul dari para prajurit Indonesia membuat mereka tidak sungkan lagi untuk menyatu. Ini dibuktikan dengan antusiasme masyarakat Kongo khususnya Kalemie yang datang ikut membaur dengan TNI dilapangan.

Penulis: Arbiyanto

Editor: Luki Herdian

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here