Terkendala Alat Pembuat Pakan, Nelayan Musirawas Lapor ke DPR

Musirawas, PONTAS.ID – Komisi IV DPR RI melakukan Kunjungan Kerja Spesifik ke Kabupaten Musirawas, Sumatera Selatan dalam rangka meninjau budidaya ikan di Desa E Wonokerto Kec. Tugumulyo, Kamis (30/1/2020).

“Kunjungan ini dimaksudkan untuk menggali permasalahan yang dihadapi oleh peternak ikan agar kelak kedepan peternak ikan dapat meningkatkan produktifitas panen dan dapat menyerap tenaga kerja,” kata Anggota DPR RI, Daniel Johan mengawali diskusi.

Dalam diskusi ini terungkap berbagai keluhan dari masyarakat salah satunya terkait harga pakan ikan yang mahal dan tidak sebanding dengan hasil panen. Di sisi lain, warga mengaku sudah mampu membuat pakan ikan.

“Kendala yang dihadapi adalah minimnya peralatan pembuat pakan ikan yang masih dilakukan secara manual, rata-rata produksi pakan ikan hanya mampu menghasilkan 50 Kg per hari,” kta perwakilan masyarakat.

Menanggapi hal ini, Dirjen Budidaya KKP, Slamet Soebjakto langsung menugaskan Kepala Balai Perikanan Budidaya Air Tawar wilayah Jambi untuk memverifikasi usulan masyarakat terkait kebutuhan peralatan pembuat pakan ikan dengan teknologi canggih untuk menghasilkan pakan ikan terapung.

Dalam kunjungannya kali ini, rombongan juga memberikan bantuan bibit ikan sebanyak 200 ribu bibit ikan lele, 100 ribu bibit ikan nila, dan peralatan bioflok ke kelompok peternak budidaya ikan air tawar.

Acara tersebut dihadiri Bupati Musirawas, Hendra Gunawan, Wakil Bupati, Suwarti, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Sumsel, Kepala Balai Perikanan Budidaya Air Tawar Sungai Gelam Jambi, Unsur Forkopimda, serta OPD Musi Rawas.

Penulis: Zainuri
Editor: Pahala Simanjuntak

Previous articleUnggahan di FB Berujung Kematian, Polisi Buru 2 Teman Reza Sinaga
Next articlePresiden Instruksikan Evakuasi Segera WNI dari Hubei Cina