Tanjung Jabung Timur dalam Perspektif Politik, Ekonomi dan Pembangunan

OPINI
TANJUNG JABUNG TIMUR merupakan salah satu kabupaten pemekaran yang ada di propvinsi Jambi, yang memiliki luas wilayah 5.445 Km persegidengan 11 kecamatan yang terdiri dari 73 desa dan 20 kelurahan, dihuni oleh berbagai kultur dan masyarakatnya sangat heterogen dengan bebagai budaya.

Tanjung Jabung Timur memiliki sumber daya alam yang melimpah baik di sektor pertambangan, Pertanian, Perkebunan, Perikanan dan Kelautan, perdagangan serta Pariwisata.

Dengan keindahan alamnya yang luar biasa yang terbentang sepanjang pantai sungai baku tuo,cemarah dan air hitam laut yang selalu didatangi burung- burung migran sangatlah memungkinkan untuk dikembangkan menjadi salah satu distinasi wisata seperti Bali, lombok dan Wakatobi.

Dengan pengelolaan berbagai potensi tersebut dengan baik , kabupaten Tanjung Jabung Timur bisa berkembang lebih pesat, namun kenyataannya sudah mencapai usia yang ke 20 tahun, kabupaten ini masih tertinggal dibandingkan dengan beberapa kabupaten lain yang ada di provinsi Jambi. Adapun penyebab ketertinggalan tersebut bisa dilihat dari berbagai aspek antara lain:

Aspek Politik
Tingkat kesadaran berpolitik masysrakat di Kabupaten Tanjung Jabung Timur masih relatif rendah, hal tersebut bisa dilihat pada saat pemilihan calon kepala daerah maupun pemilihan calon anggota legislatif, sebagian besar mereka memilih calon kepala daerah maupun calon anggota legislatif bukan didasari dengan pertimbangan yang objektif tapi lebih pada adanya kepentingan atau politik transaksional.

Meskipun demikian masih ada segelintir masysrakat yang memilih dengan pertimbangan yang objektif serta masih memikirkan bagaimana kondisi daerah lima tahun ke depan dan mereka berpendapat maju mundurnya suatu daerah sangatlah tergantung pada pemimpinnya.

Untuk meningkatkan kedasaran berpolitik dan menurunkan politik transaksional di masyarakt, perlu adanya kerjasama antar lembaga yang terkait dan juga melibatkan lembaga-lembaga non pemerintahan dalam melakukan edukasi politik secara berkesinambungan dalam masyarakat, sehingga sistem demokrasi dapat berjalan dengan baik.

Aspek Ekonomi
Kalau dilihat dari pendapatan perkapita masysrakat di Kabupaten Tanjung Jabung Timur, kita boleh bangga karena sudah tinggi dan berada di atas rata-rata, namun pendapan perkapita yang tinggi tersebut tidaklah mencerminkan tingkat kesejahteraan masyarakatnya.

Hal ini disebabkan karena menonjolnya perekonomian di Kabupaten TanjabTimur ditopang terutama oleh pertambangan minyak dan gas bumi bahkan sejak tahun 2012, sebesar 61,74 persen nilai tambah yang dihasilkan di KabupatenTanjab Timur disumbang oleh sub sektor pertambangan minyak dan gas bumi yang dikuasai oleh hanya segelintir orang saja.
Sementara sebagian besar Masyarakatnya bekerja di sektor pertanian, perkebunan dan perikanan.

Untuk meningkatkan distribusi pendapatan dan kesejahteraan masyarakat diperlukan adanya regulasi yang dapat meningkatkan nilai tambah komoditi dari masing-masing sektor serta adanya jaminan stabilitas harga setiap komoditi yang dihasilkan oleh masyarakat.

Aspek Pembangunan
Pengukuran kinerja pembangunan daerah tidak cukup hanya dilihat dari perkembangan ekonomi saja,namun perlu indikator yang mencerminkan ketiga komponen pembangunan daerah secara komprehensif, yaitu pembangunan ekonomi, Sumber Daya Manusia serta infrastruktur.

Hal ini diperlukan karena capaian pembangunan ekonomi yang tinggi seringkali tidak disertai dengan capaian pembangunan Sumber Daya Manusia (kualitas pendidikan dan kesehatan) dan infrastrutur (ketersediaan prasarana seperti ketersediaan akses transportasi, fasilitas pendidikan, kesehatan, dan perumahan) yang tinggi pula.

Agar terjadi keseimbangan antara ketiga komponen pembangunan daerah di Tanjung Jabung Timur, diperlukan adanya political will yang kuat dan kerjasama yang baik antar lembaga yang terkait serta melibatkan lembaga-lembaga non pemerintah dan tokoh masyarakat yang ada di Tanjung Jabung Timur.

Dengan demikian dari 500 lebih Kabupaten/kota yang ada di Indonesia, Kabupaten Tanjung Jabung Timur masuk dalam peringkat katagori daerah berkembang dan sangat potensial menjadi kabupaten yang lebih maju. [MULYADI, Pemerhati Sosial Politik Tanjung Jabung Timur]

Previous articleLuapan Air Sungai Genangi Belasan Desa di Asahan
Next articlePemko Medan Gelar Rapat Koordinasi Persiapan MTQ ke-53