Asahan, PONTAS.ID – Peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-36 Tahun 2019 di Kabupaten Asahan tahun ini dimeriahkan dengan berbagai kegiatan yang melibatkan unsur OPD dan masyarakat.
Kegiatan yang dilaksanakan di Lapangan Simpang Empat, SD Negeri Inpres Rahuning, Kecamatan Rahuning, Asahan, Sumatera Utara, itu bertemakan ‘Hari Keluarga Kita Semua, Cinta Keluarga Cinta Terencana’ ini dihadiri Bupati Asahan Surya, Ketua TP. PKK Kabupaten Asahan, serta tamu undangan lainnya.
Kepala Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P2KBP3A) Kabupaten Asahan, Muhilli Lubis saat menyampaikan laporan mengatakan, bahwa tujuan digelarnya berbagai kegiatan adalah untuk memperingati Harganas ke-36 di Kabupaten Asahan.
Muhilli juga memaparkan beberapa rangkaian kegiatan yang akan dilaksanakan dalam acara tersebut diantaranya, penyerahan lemari tempat penyimpanan obat dan alat kontrasepsi kepada Puskesmas Kecamatan Rahuning, Pulau Rakyat dan Aek Ledong, penyerahan uang operasional petugas kader KB selama 3 bulan (Juni-Agustus 2019), penyerahan Kie Kit kepada petugas Koordinator KB Kecamatan.
Muhilli juga menambahkan, kegiatan senam keluarga yang digelar melibatkan unsur OPD dan masyarakat yang diikuti sebanyak 500 peserta, dan berhadiah Lucky Draw.
“Dalam penyerahannya dilakukan secara simbolis, dan diharapkan kesediaan Bapak Bupati Asahan untuk menyerahkannya nanti,” kata Muhilli, Kamis (3/10/2019).
Bupati Asahan Surya, dalam arahannya meminta masyarakat agar dapat menyikapi peringatan Harganas yang ke-36 tahun ini dengan membentuk keluarga karakter generasi emas didalam keluarga masing-masing.
“Setiap keluarga harus mampu membangun karakter anak bangsa yang berkualitas, sehingga nantinya menjadi generasi yang berakhlak mulia dan kedepannya menjadi panutan di masyarakat,” terang Surya.
Dalam arahannya tersebut, Surya juga memaparkan tentang 8 fungsi keluarga yang menjadi program Pemerintah, dan 8 fungsi keluarga tersebut berbasis pada yang berbasis kepada Fungsi agama, Fungsi sosial budaya, Fungsi cinta kasih, Fungsi perlindungan, Fungsi Ekonomi, Fungsi Pendidikan, Fungsi Lingkungan,dan Fungsi reproduksi.
“Saya mengajak kepada Lintas Sektoral terkait serta masyarakat untuk menggaungkan 4 pendekatan Ketahanan Keluarga Indonesia, yakni: Keluarga Berkumpul, Keluarga Berinteraksi, Keluarga Berdaya, Keluarga Peduli dan Berfungsi.
“Diharapkan empat langkah itu dapat mengatasi berbagai masalah yang dihadapi dalam keluarga dan lingkungan sekitarnya,” tandas Surya.
Acarapun dirangkai dengan penyerahan lemari penyimpanan alat dan obat kontrasepsi sebanyak 14 Buah, KIE KIT KKB 24 buah, Operasional petugas kader KB, serta pembagian hadiah Lucky Draw pada peserta senam keluarga.
Penulis: Bayu Kurnia Jaya
Editor: Pahala Simanjuntak




























