Tigaraksa, PONTAS.ID – Pemerintah Kabupaten Tangerang terus berupaya melayani masyarakat yang mengalami kekurangan air bersih akibat musim kemarau yang panjang. Beberapa titik yang terkena dampak kekeringan di wilayah Kabupaten Tangerang langsung diberikan bantuan air bersih.
“Kami merespon langsung masyarakat dengan menerjunkan tim survei PDAM ke beberapa titik wilayah Kecamatan yang mengalami kesulitan mendapatkan air bersih di Kabupaten Tangerang,” kata Dirut PDAM Tirta Kerta Raharja (TKR), Rusdy Machmud, Senin (16/9/2019).
Pihaknya kata Rusdy bekerjasama dengan Dinas Perumahan, Pemukiman dan Pemakaman (Perkim) serta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD). 10 Kecamatan yakni Kecamatan Gunung Kaler, Kronjo, Tigaraksa, Balaraja, Kemiri, Mekar Baru, Teluknaga, Legok, Mauk dan Kecamatan Kresek telah dilayani dengan 6 mobil tangki dari jam 9 pagi hingga pukul 21 malam setiap harinya.
Bupati Tangerang A. Zaki Iskandar menambahkan penangulangan bencana kekeringan ini dilakukan secara terstruktur sesuai tugas pokok dan fungsi organisasi perangkat daerah dan perusahaan daerah. Penanganannya baik oleh PDAM TKR, Dinas Perkim, BPBD dan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Tangerang.
Bantuan air bersih diberikan kepada masyarakat yang terkena dampak kekeringan, dilakukan oleh PDAM TKR, Dinas Perkim, BPBD Kabupaten Tangerang. Sedangkan area persawahan ditangani langsung oleh Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan.
Sementara itu, Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Tangerang Abdul Munir, menambahkan banyak masyarakat yang mengirimkan surat permohonan bantuan air bersih baik di kirim ke PDAM TKR, Dinas Perkim maupun BPBD.
“PDAM TKR, Dinas Perkim dan BPBD silih berganti melayani masyarakat bantaun air bersih yang terkena dampak akibat musim kemarau ini,” ujar Munir.
Penulis: Liston Simarmata
Editor: Hendrik JS




























