Jakarta, PONTAS.ID – Kehadiran mobil Esemka produksi PT Solo Manufaktur Kreasi (SMK) yang baru saja diresmikan Presiden Joko Widodo (Jokowi) menghebohkan jagat maya. Banyak warganet menyebut desain pikap Esemka Bima mirip kendaraan pabrikan China, Changan.
Kemiripan Changan dan Esemka itu pun ramai-ramai dibahas di media sosial. Di linimasa Twitter misalnya, tagar (hastag) #ChanganJiplakEsemka menjadi trending topic, Sabtu (7/9/2019). Adapun, tagar itu dimaksudkan untuk menyindir Esemka sebagai kendaraan hasil jiplakan Changan.
Terkait hal itu, Anggota DPR Ketua Fraksi Hanura, Inas N Zubir, pun angat suara. Inas meminta, semua pihak untuk menghargai terlebih dahulu kreasi anak bangsa.
Sebab kata dia, Esemka bisa menjadi pionir terciptanya produksi kendaraan mobil dalam negeri di Indonesia.
“Perjalanan PT Solo Manufaktur Kreasi dalam mewujudkan cita-cita bangsa ini tidak mudah. Dan akhirnya, mereka pun membuahkan hasil, walaupun baru merakit mobil buatan China tapi sudah mengandung komponen-komponen dalam negeri dan seharusnya politikus-politikus bawel itu mendukung niat baik tersebut,” tutur Inas, di Jakarta, Minggu (8/9/2019).
Inas menuturkan, sebenarnya, hal yang sama juga pernah dilakukan di era Presiden Soeharto. Hanya saja, kata dia, saat itu tidak banyak yang berkomentar.
“Padahal, hal yang sama pernah dilakukan di era orde baru oleh anak-anak Soeharto, yakni mobil pabrikan KIA Korea di-branding jadi Timor dan Hyundai jadi Bimantara, tapi pada saat itu enggak ada yang berani bawel, karena takut diculik,” tutup dia.
Penulis: Ririe
Editor: Stevanny




























