Catut ‘TP4D’, Dinas Kesehatan Sergai Bikin Kesal Kejari

Sergai, PONTAS.ID – Ketua PembentukanTim Pengawal dan Pengaman Pemerintah dan Pembangunan Daerah (TP4D) Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) yang juga Kasi Intel Kejari Sergai, Eduward mengaku kesal. Pasalnya, nama TP4D Sergai “dicatut” di papan plank proyek sementara MoU pendampingan belum diteken.

Kekesalan Eduward disampaikan saat melihat foto plank proyek pembangunan Gudang Farmasi senilai hampir Rp.4 miliar yang terletak di pelataran parkir komplek kantor bupati Sergai, di Desa Firdaus kecamatan Sei Rampah, Senin (12/8-2018) sore.

“Dinas Kesehatan Sergai belum ada melayangkan surat permintaan pendampingan. Kalau tahun lalu memang ada, tapi tahun ini belum dan kalau adapun hanya beberapa dinas saja,” kata Eduward kepada PONTAS.id, di ruangannya, Senin (12/8/2019) sore.

“Kita baru akan mengadakan sosialisasi Selasa (13/8/2019) jadi tugas TP4D sesuai Inpres dan SK dari Jaksa Agung, meliputi pengawasan, memberikan pendampingan hukum tapi bukan menjadi beking kalau ada proyek yang menyalahi aturan atau melanggar RAB,” tegas Kasi Intel.

Menanggapi hal ini, Kadis Kesehatan Sergai, Bulan Sumanungkalit mengaku telah menyurati TP4D. “Kita sudah melayangkan surat permintaan pendampingan, tapi belum dilanjutkan dengan pemaparan,” kilah Bulan menjawab melalui aplikasi perpesanan WhatsApp. Namun, Bulan tidak merinci kenapa di plank proyek sudah terpampang “Proyek Ini Diawasi TP4D Sergai”.

Terpisah, Kadis PUPR Sergai, Johan Sinaga menegaskan pihaknya tidak terkait dengan pemasangan plank proyek tersebut, “Kalau masalah plank itu urusan dinas masing-masing. Memang PPK proyek orang dari PUPR yang mengerti soal teknis, tapi kalau lainnya, seperti gudang farmasi ini itu urusan Kadis Kesehatan lah,” kata Johan dari Jakarta saat dihubungi melalui ponselnya

Penulis: Andy Ebiet
Editor: Pahala Simanjuntak

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here