Kalahkan Tottenham, Liverpool Sukses 6 Kali Anggkat Trofi Champions

Jakarta, PONTAS.ID – Kegagalan Liverpool menjuarai Premier League musim ini terbayar. Liverpool membayar kekecewaan itu dengan menjuarai Liga Champions. Sukses besar ini diraih pasukan Juergen Klopp usai mengalahkan Tottenham Hotspur 2-0 pada laga final di Wanda Metropolitano, Madrid, Minggu (2/6/2019).

Dua gol Liverpool dicetak Mohamed Salah melalui titik penalti di menit 2 dan pemain pengganti Divock Origi di menit 87. Sukses ini sekaligus mengakhiri kutukan Klopp bersama Liverpool yang sebelumnya kalah di tiga laga final (Liga Champions, Liga Europa dan Piala Liga). Tren negatif ini berhasil disudahi Klopp apalagi setelah gagal di final Liga Champions musim lalu usai dikalahkan Real Madrid di Kiev.

Sukses ini membuat Liverpool kini sudah mengangkat enam kali trofi Liga Champions. Terakhir kali Liverpool menjuarai Liga Champions di musim 2004/05 usai mengalahkan AC Milan lewat adu penalti.

Jalannya Pertandingan

Meski juara, penampilan Liverpool pada final kali ini cukup mendapat sorotan. Liverpool gagal menunjukkan determinasi menghadapi Tottenham. Gol cepat yang dicetak Salah membuat Liverpool bermain aman.

Jalannya babak pertama dikuasai penuh oleh Tottenham. Meski demikian Tottenham gagal membuat peluang, sedangkan Liverpool memiliki dua tendangan ke arah gawang Tottenham.

Liverpool mendapat keunggulan di menit-menit awal ketika tekanan mereka ke pertahanan Tottenham berbuah penalti. Upaya Sadio Mane memberikan umpan mengenai lengan Moussa Sissoko saat pertandingan belum genap dua menit. Wasit menunjuk titik putih buat Liverpool meski diadang protes dari pemain Tottenham.

Salah yang menjadi eksekutor berhasil menyarangkan bola. Skor 1-0 untuk Liverpool.

Tertinggal, Tottenham melanjutkan dominasinya dalam penguasaan bola. Sayangnya mereka kesulitan untuk mencari celah di pertahanan Liverpool. Beberapa kali aksi Son Heung Min mampu merepotkan barisan pertahanan Liverpool.

Sementara itu Liverpool berusaha melakukan serangan balik cepat. Menit 38 upaya Robertson yang merangsek memasuki area pertahanan Tottenham melesakkan tendangan keras yang masih bisa ditepis kiper Hugo Lloris.

Sampai peluit panjang babak pertama berbunyi skor tetap 1-0 untuk keunggulan Liverpool.

Permainan di babak kedua tidak jauh berbeda. Tottenham masih mendominasi penguasan bola. Sedangkan Liverpool berusaha melakukan serangan balik cepat.

Beberapa kali pergerakan Son mampu merepotkan barisan pertahanan Liverpool. Menit 58 pelatih Klopp menarik keluar Firmino yang bermain kurang maksimal dan menggantinya dengan Origi. Lalu James Milner dimasukkan menggantikan Georgino Wijnaldum.

Hal yang sama juga dilakukan Pelatih Tottenham Mauricio Pochettino yang memainkan Eric Dier menggantikan Moussa Sissoko dan Fernando Llorente menggantikan Delle Ali. Namun meski menambah daya gedor, Tottenham masih mengalami kebuntuan.

Malahan Liverpool yang terus mendapat tekanan berhasil menambah keunggulan melalui gol Origi. Tendangan keras Origi memanfaatkan bola liar di area pertahanan Spurs memastikan Liverpool meraih kemenangan 2-0.

Penulis: Hartono

Editor: Idul HM

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here