
Jakarta, PONTAS.ID – Presiden Joko Widodo (Jokowi) menilai perkembangan teknologi informasi menjadi salah satu tantangan dalam menjunjung tinggi nilai-nilai luhur Pancasila. Menurutnya, perkembangam teknologi memberi ruang munculnya berita bohong alias hoaks, hujatan dan fitnah.
Hal itu disampaikan Jokowi saat memberikan amanat dalam Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila, di Halaman Gedung Pancasila, Kementerian Luar Negeri, Jakarta, Sabtu (1/6).
“Perkembangan teknologi khususnya teknologi informasi juga menjadi tantangan berat karena semakin memberi ruang kepada berita bohong, bahkan hujatan dan fitnah,” kata Jokowi, Sabtu (1/6).
Untuk itu, kata dia, Pancasila bisa menjadi panduan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara di era perkembangan teknologi saat ini. Menurutnya, Pancasila memiliki nilai-nilai luhur yang berketuhanan, berkeadilan sosial, berpersatuan, berkerakyatan, dan berkeadilan sosial.
“Kita paham bahwa perjuangan untuk menjunjung tinggi nilai-nilai tersebut tidak lah mudah, tantangan internasional semakin berat, keterbukaan dan persaingan yang semakin tinggi,” jelasnya.
Selain itu, Jokowi menegaskan, nilai-nilai luhur Pancasila harus ditanamkan dalam kehidupan sehari-hari untuk melawan paham-paham anti-Pancasila, bahaya terorisme serta separatisme yang bisa mengancam persatuan bangsa Indonesia.
Mantan Gubernur DKI Jakarta ini mengaku bersyukur Indonesia dianugerahi Pancasila sebagai pemandu dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. Pancasila juga menjadi benteng pertahanan untuk menghadapi bahaya ideologi-ideologi lain.
Dia mengatakan, sebagai bangsa besar dan majemuk sejarah telah menunjukkan bahwa Indonesia selalu mampu menghadapi masa-masa sulit bahkan semakin kokoh bersatu dalam menghadapi tantangan-tantangan. 74 Tahun perjalanan Republik Indonesia juga dinilai telah membuat bangsa ini menjadi dewasa dan matang.
“Selamat Hari Lahir Pancasila, Kita Indonesia Kita Pancasila,” tutup Jokowi.
Penulis: Hartono
Editor: Idul HM



























