Produksi Gas Pertamina-HE Berhasil Tembus Target APBN

Gathering Station Pertamina Hulu Energi Offshore North West Java (PHE ONWJ)

Jakarta, PONTAS.IDJoint Operating Body (JOB) atau badan operasi bersama Pertamina Hulu Energi (PHE) dengan Medco Tomori Sulawesi (JOB Pertamina Medco Tomori Sulawesi) berhasil membukukan ini produksi gas sebesar 343 mmscfd melebihi target APBN 300 mmscfd.

MMSCFD adalah singkatan dari Million Standard Cubic Feet per Day atau Juta Standar Kaki Kubik per Hari.

Adapun penyerapan pasar sebesar 329 mmscfd atau sekitar 110 persen. Pasokan utama hasil produksi JOB Pertamina Medco Tomori Sulawesi disalurkan ke pabrik Donggi Senoro LNG (DSLNG) dan pabrik amoniak PT Panca Amara Utama (PAU).

“Kinerja gemilang ini adalah hasil kerja keras bersama antara PHE dan partner, dalam mempersiapkan strategi yang mendukung upaya peningkatan produksi, ditambah dengan kebutuhan pasar yang meningkat sehingga gas yang dihasilkan dapat diserap secara maksimal,” jelas Direktur Utama PHE, Meidawati, melalui keterangan resminya, Senin (13/5/2019).

PHE sebagai pemegang 50 persen kepemilikan saham, lanjut Meidawati, pihaknya juga mendapat dapat keuntungan lain dari kenaikan produksi gas ini, yakni peningkatan kondensat terproses.

“Hingga April-2019 tercatat produksi kondesat WK Senoro-Toili sebesar lebih dari 8.400 BOPD (Barrel oil per day), atau 107 persen diatas target APBN yang ditetapkan 7.800 BOPD lebih,” lanjut Meidawati.

JOB Tomori akan terus mengupayakan untuk menjaga reliability dan availibility dari Senoro CPP di atas 97.5 persen dan juga terus mengupayakan minimalisasi jumlah stok kondensat di tangki setiap akhir bulan sehingga dapat memaksimalkan jumlah lifting kondensat di tahun 2019.

“Pengembangan Senoro Phase 2 sebesar 95 mmscfd sedang dipersiapkan, harapannya tahun 2023 sudah dapat on stream,” lanjut Meidawati.

Tidak hanya berfokus pada peningkatan produksi, JOB Pertamina Medco Tomori Sulawesi juga tetap mencari cadangan migas baru melalui kegiatan eksplorasi.

“Bulan Maret 2019 lalu JOB Pertamina Medco Tomori Sulawesi baru saja menyelesaikan eksplorasi seismic 2D sepanjang 396 Km,” pungkasnya.

Penulis: Pahala Simanjuntak
Editor: Hendrik JS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here