Pemberdayaan Desa di Labuhanbatu, Plt. Bupati: Esok Jauh Lebih Baik

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Zaid Harahap saat membacakan pidato tertulis Plt. Bupati Labuhanbatu, di Lapangan Diklat BKPP, Labuhanbatu, Senin (6/5/2019)

Labuhanbatu, PONTAS.ID – Masyarakat dan pemerintahan desa harus diperkuat kapasitasnya karena merupakan bagian terpenting dari strategi pembedayaan. Selain itu, peningkatan pengetahuan baik intelektual, emosional serta mampu berpikir secara rasional juga menjadi unsur yang penting.

“Agar tetap optimistis dengan harapan, hari esok jauh lebih baik dari pada hari ini,” kata Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Zaid Harahap saat membacakan pidato tertulis Plt. Bupati Labuhanbatu, Andi Suhaimi Dalimunthe dalam apel di Lapangan Diklat BKPP, Labuhanbatu, Senin (6/5/2019).

Salah satu permasalahan di masyarakat, lanjut Zaid, negara masih dihadapkan dengan persoalan kemiskinan. “Untuk menanggulanginya, Pemerintah telah menggunakan pendekatan multi disiplin dengan memadukan berbagai aspek, antara lain melalui upaya pemberdayaan masyarakat,” kata dia.

Zaid mengatakan, sejak tahun 2007, pemerintah mencanangkan Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat Mandiri Pedesaan (PNPM-MPd). Program ini diluncurkan bertujuan untuk mempercepat penanggulangan kemiskinan.
Adapun upaya PNPM-MPd untuk meningkatan kesejahteraan masyarakat miskin di pedesaan dengan melakukan kegiatan pembangunan insfrastruktur di pedesaan dan pemberian modal usaha simpan pinjam kepada kelompok perempuan.

“Sampai saat ini ada 128 kelompok simpan pinjam kelompok perempuan yang memanfaatkan dana dimaksud dan lebih kurang Rp.4 miliar dana masih terus bergulir di kelompok masyarakat,” terang dia.

Sementara, sejak tahun 2015, pemerintah juga telah meluncurkan program dana desa, di mana melalui program ini, pemerintah meluncurkan dana yang cukup besar kepada pemerintah desa.

“Pemerintah desa bersama-sama dengan masyarakat, merencanakan, melaksanakan dan mengawasi penggunaan dana desa tersebut,” katanya.

Oleh sebab itu, lanjut Zaid, dituntut tersedianya sumber daya aparatur pemerintah desa yang handal, mempunyai kapasitas dan kapabilitas dalam melaksanakan pembangunan serta mampu mengelola keuangan desa dengan baik.

Tak lupa dalam dalam pidato tertulis itu, Plt. Bupati juga mengucapkan selamat menunaikan ibadah puasa ramadhan, dengan harapan ibadah puasa tidak menurunkan semangat dalam melaksanakan tugas sebagai abdi negara dan abdi masyarakat.

“Selanjutnya, bagi saudara-saudara yang tidak berpuasa, saya himbau untuk saling menghormati dan menghargai terhadap ummat yang sedang menjalankan ibadah puasa ramadhan,” pungkasnya.

Turut hadir dalam apel kali ini, Staf Ahli Bupati Bidang Ekbang, Esti Pancaningdiyah, Kadis Perhubungan, Tuahta R Saragih, Kepala Balitbang, Hobol Z Rangkuti, Kamal Ilham serta sejumlah pejabat eselon III.

Penulis: Rizaldy Jow
Editor: Pahala Simanjuntak

Previous articleKepala Bappenas: Ibu Kota Baru Tidak Didesain Saingi Jakarta
Next articleTNI-KKP Gagalkan Pengiriman Benih Lobster Bernilai Rp 5M