Tangerang, PONTAS.ID – Sekretaris Daerah Kab. Tangerang Moch. Maesyal Rasyid meresmikan laboratorium infeksi rujukan penyakit infeksi. Laboratorium ini didirikan bekerjasama dengan Tim Indonesia Research Partnership on Infectious Disease (INA-RESPOND) atau Tim Riset Bersama terkait Penyakit Akibat Infeksi.
“Ini merupakan salah satu bentuk komitmen Pemerintah Daerah guna mewujudkan masyarakat Kabupaten Tangerang yang sehat dan sejahtera. Ini juga merupakan bentuk kesadaran kita semua,” kata Sekda, Selasa, (9/4/2019)
Dengan diresmikannya laboratorium ini, Sekda mengucapkan terimakasih kepada Tim INA-RESPOND lantaran mau bekerjasama dengan pihaknya, “BBahkan ada salah satu alat yang hanya di RSU Tangerang saja yang sudah memakainya di Indonesia,” tutur Sekda.
Sementara itu, Dirut RSU Tangerang, Naniek Isnaeni selaku mengungkapkan, laboratorium yang baru tersebut memiliki kemampuan memeriksa sekitar 70 penyakit infeksi yang diakibatkan virus maupun bakteri. “Fasilitas baru ini semakin membuat RSU Tangerang semakin mampu memberikan pelayanan kepada masyarakat lebih baik lagi,” ucap Nanik.
Dalam kesempatan yang sama. Kepala Puslitbang Kementerian Kesehatan, Irmnasyah mengatakan INA-RESPOND merupakan kerjasama RI dan Amerika Serikat untuk mempromosikan dan melakukan penelitian klinis penyakit menular berkualitas tinggi.
“Penyakit menular yang diprioritaskan oleh Kementerian Kesehatan Republik Indonesia meliputi Malaria, Avian Influenza, Dengue, AIDS (HIV), TBC, atau singkatnya, MADAT, dan Penyakit Menular yang Terabaikan,” terang Irmansyah.
Penulis: Liston Simarmata
Editor: Hendrik JS




























