Ma’ruf Sebut Suara Jabar ke 01, BPN: Hoax Itu!

Direktur Pencapresan PKS Suhud Alynudin (ist)

Jakarta, PONTAS.ID – Cawapres no urut 01 Ma’ruf Amin mengklaim jika basis suara Prabowo-Sandi bakal terancam dan berpindah dukungan ke paslon no urut 01.

Badan Pemengangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno menyebut itu sebagai hoax. Pasalnya masih yakin Prabowo-Sandiaga masih kuasai suara di Jawa Barat.

“Hoax itu. Jabar itu basis Pak Prabowo. Pakai logika sederhana saja, waktu Pemilu 2014 saat Pak Jokowi dengan pencitraan yang maksimal saja, Pak Prabowo menang dengan selisih signifikan,” ucap jubir BPN Prabowo-Sandiaga, Suhud Alyuddin, saat dihubungi, Sabtu (9/3/2019).

Suhud mengambil contoh survei dari Indikator pada periode Desember-Januari. Survei itu, memenangkan pasangan nomor urut 02.

Hasil survei lembaga independen semisal Indikator periode Desember-Januari elektabilitas Pak Prabowo masih unggul. Salah satu faktor karena kinerja ekonomi pemerintahan Pak Jokowi yang rendah,” ucap Suhud.

Suhud sangsi jika Jokowi-Maruf bisa menyalip di bulan Februari. Sebabnya, tidak ada perbaikan ekonomi di pemerintahan.

Bagaimana mungkin dalam waktu sebulan mengubah sikap pilihan masyarakat sementara hingga hari ini kinerja pemerintah tak kunjung membaik?” kata Suhud.

Secara keseluruhan, Suhud menilai survei dari beberapa lembaga membuktikan beberapa hal. Salah satunya, suara Jokowi yang sudah mentok di bawah angka 50 persen.

Yang pasti, hasil survei sejumlah lembaga menjelang 17 April ini memperlihatkan trend yang mirip, yaitu: elektabilitas Pak Jokowi yang ‘terkunci’ di bawah 50 persen. Itu artinya peluang untuk dikalahkan sangat besar,” ucap Suhud.

Di sisi lain, suara Prabowo-Sandiaga semakin meningkat. Ada pula peluang dari swing voters yang masih bisa ditarik ke pihak Prabowo-Sandiaga.

Tren elektabilitas Prabowo-Sandi yang terus naik, terutama karena kampanye maraton Pak Sandi. Swing voters yang masih besar, yang kemungkinan akan menjadi penentu kemenagan Prabowo-Sandi,” ucap Suhud.

Kemudian, Prabowo dan Sandiaga masih mendapat antusias besar dari masyarakat Jawa Barat. Antusias itu tidak berkurang dari masa kampanye 2014 saat Prabowo berpasangan dengan Hatta Rajasa.

Lihat saja bagaimana sambutan masyarakat Jabar terhadap kampanye Pak Prabowo dan Pak Sandi yang sangat luar biasa,” kata Suhud.
Sebelumnya, Ma’ruf Amin turut mengomentari kampanye pasangan calon Prabowo Subianto-Sandiaga Uno di Jawa Barat. Ia menilai Prabowo-Sandi merasa khawatir karena suara mereka kalah di Jawa Barat.

Mereka yang khawatir, makanya dikira sudah aman, balik lagi. Karena dulu mereka merasa menang, sekarang sudah kalah di Jawa Barat,” kata Kiai Ma’ruf di Medan, Sumatera Utara, Sabtu siang.

Editor: Luki Herdian

Previous articleNaik Motor Prabowo-Sandi, Relawan 02 Bakal Serbu Daerah Terpencil
Next articleKRL Commuterline Terguling, Jakarta-Bogor Lumpuh