Jakarta, PONTAS.ID – Tim dari Satgas kelompok kriminal bersenjata (KKB) Polda Aceh berhasil mengamankan 2 orang yang diduga sebagai kelompok kriminal bersenjata di Aceh Timur.
“Tim berhasil mengamankan 2 orang pelakunya masing-masing berinisial Nas dan Sul alias Sal alias Ap warga Desa Alue Ie Mirah Kecamatan Pante Bidari, Aceh Timur,” jelas Kabid Humas Polda Aceh Kombes Pol. Ery Apriyono, dalam siaran persnya, yang dikonfirmasi PONTAS.id, Jumat (15/2/2019).
Penangkapan ini lanjut Ery, bermula dari informasi yang diterima pihaknya pada hari Kamis pekan lalu, tentang keberadaan seorang anggota KKB berinisial Nas yang juga merupakan adik kandung dari Sal yang juga tersangka.
Kemudian menindaklanjuti informasi tersebut tim melakukan penjejakan ke lokasi keberadaan tersangka di Simpang Empat Lhok Nibong Kecamatan Pante Bidari,Aceh Timur.
“Di lokasi tim menemukan tersangka dan saat akan dilakukan penangkapan yang bersangkutan berhasil melarikan diri dengan meninggalkankan satu unit sepeda motor Honda supra GTR nopol 6765 (plat sementara),” imbuhnya.
Selanjutnya, pada pukul 17.00 WIB, tim kata Ery, kembali melakukan penjejakan dengan menggunakan peralatan IT terhadap keberadaan Nas yang terpantai berada di Desa Alue Ie Puteh Kecamatan Baktia, Aceh Utara.
Setelah memastikan keberadaannya sekira Pukul 19.30 WIB, tim setelah briefing lalu melakukan penindakan terhadap tersangka. “Tim berhasil mengamankan 2 orang tersangka,” kata dia.
Dari hasil pemeriksaan kedua tersangka, sambung Ery, tim berhasil mengamankan barang bukti dari rumah istri pertama tersangka Sul, berupa, 1 pucuk senjata api jenis AK 56 dan 64 butir amunisi kaliber 7,56,” terangnya.
Sementara barang bukti lainnya yang ditemukan di rumah tersangka Nas adalah berupa, baju jubah warna putih, kain surban warna hijau dan kain surban warna hitam yang digunakan pada saat upacara deklarasi “Kerajaan Islam Aceh Darussalam”, kata Kabid Humas.
“Saat ini kedua tersangka dan barang bukti telah diamankan di Polres Aceh Timur guna dilakukan penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut,” kata Ery menutup.
Penulis: Pahala Simanjuntak
Editor: Hendrik JS




























