Selesai Layani Nataru, Jasa Marga Lanjutkan Proyek Japek II Elevated

Jasa Marga kembali melanjutkan pekerjaan Jalan Tol Jakarta-Cikampek II (Elevated) yang sebelumnya terhenti untuk melayani Libur Natal dan Tahun Baru

Jakarta, PONTAS.ID – Direktur Utama PT Jasamarga Jalanlayang Cikampek (JJC) Djoko Dwijono menyampaikan dengan usainya Libur Natal 2018 dan Tahun Baru 2019 (Nataru), Jasa Marga Lanjutkan Pekerjaan Jalan Tol Jakarta-Cikampek II (Elevated). Pembangunan sejumlah proyek infrastruktur yang sebelumnya sempat terhenti, kini dilanjutkan.

“Kini, kami fokus untuk dapat menyelesaikan pekerjaan dengan lebih baik lagi, memperhatikan keselamatan konstruksi, pemakai jalan, dan lebih meningkatkan traffic management dalam pelaksanaan konstruksi untuk seminimal mungkin mengganggu kelancaran lalu lintas,” tegas Djoko.

Saat ini, lanjut Djoko, proyek masih fokus melakukan pekerjaan pengangkatan Steel Box Girder (SBG) dengan sisa pekerjaan kurang-lebih 1.200 buah dan pengecoran slab (badan jalan).

Adapun waktu pengerjaan proyek kontruksi akan dilakukan pada waktu window time yaitu antara pukul 22.00 – 05.00 WIB.

“Jasa Marga mengimbau kepada pengguna jalan tol untuk mengatur waktu perjalanan dan antisipasi kepadatan lalu lintas yang ditimbulkan dalam pengerjaan proyek jalan tol ini,” kata dia.

Sebagaimana diketahui, hingga 4 Januari 2019, pekerjaan konstruksi Jalan Tol Japek II (Elevated) telah mencapai 62 persen.

PT JJC merupakan kelompok usaha PT Jasa Marga (Persero) Tbk. yang mengelola Jalan Tol Japek II (Elevated). Jalan tol layang sepanjang 36,4 km ini dibangun untuk mengatasi volume lalu lintas yang telah melebihi kapasitas pada Jalan Tol Japek eksisting.

Jalan Tol Japek eksisting sendiri tepat berada di bawah Jalan Tol Japek II (Elevated).

Sebelumnya, pembangunan Jalan Tol Japek II (Elevated) sempat dilakukan pembatasan pekerjaan major item (pengangkatan SBG dan pengecoran slab) beberapa saat demi kelancaran lalu lintas pada libur Natal 2018 dan Tahun Baru 2019 yang baru saja usai.

Penulis: Pahala Simanjuntak
Editor: Hendrik JS

Previous articleSosialisasi Musrenbang Kelurahan Lagoa, Infrastruktur masih Mengemuka
Next articleDirjen EBTKE Akui Realisasi Investasi 2018 Tak Capai Target