Janjikan Bangun Negara Tanpa Utang, Jubir TKN: Prabowo-Sandi Jangan Asal Janji!

Sandiaga dan Prabowo (ist)

Jakarta, PONTAS.ID – Pasangan Capres dan Cawapres no urut 02 Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno menjanjikan akan membangun infrastruktur tanpa membankan APBN dengan utang jika nantinya terpilih pada Pilpres 2019.

Juru bicara Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma’ruf Amin, Irma Suryani Chaniago mengingatkan keduanya agar tidak asal memberi pernyataan tanpa perhitungan yang jelas.

“Jadi jangan ngomong terlalu berlebihan, jangan asal mau menang kemudian diomongin senak-enaknya, kemudian malah semuanya malah tidak dipertanggung jawabkan, kan tidak bisa juga. Kalau kita ngomong itu kan ada ukurannya, ada ukuran kenapa kita bisa ngomong begitu, apa solusinya coba?,” kata Irma saat dihubungi, Senin (10/12/2018).

Irma melanjutkan, jika kedua pasangan Capres dan Cawapres itu berjanji akan melakukan pembangunan tanpa berutang, lantas dari mana uang yang akan dipakai untuk membangun. Irma yang juga politikus NasDem ini pun menyinggung bunga dari utang Indonesia di periode presiden sebelumnya.

“Mereka (Prabowo-Sandiaga) ngomong, dia akan melakukan pembangunan tanpa utang, dari mana duitnya? Asalnya dari mana duitnya? Duitnya berasal dari mana, coba gitu dulu. Jangan asal dia ngomong kalau membangun tidak pakai utang, coba pengen saya tahu,” sindirnya.

“Bayar bunga utang luar negeri kita dari periode-periode sebelumnya kita terus bayar. Ini juga jangan sampai kemudian ‘yang penting gue menang, persoalan masyarakat ketipu nggak ada urusan’. Itu jangan sampai seperti itu, ya siapapun yang berbicara jangan sampai terjadi seperti itu,” lanjut Irma.

Irma menjelaskan, semua negara di dunia itu memiliki utang. Dia pun mengajak kedua tokoh itu untuk berkaca pada diri sendiri sebagai bangsa Indonesia, apakah anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN) sudah cukup untuk melakukan pembangunan.

“Tidak bisa juga ngomong dengan tidak berdasarkan postur anggaran yang sudah ada. Kan kita punya utang berapa, APBN kita berapa, kan harus ada hitung-hitungannya. Jadi tidak bisa juga berbicara seperti itu (membangun tanpa membebani APBN dengan utang),” tuturnya.

Irma menilai, pernyataan Prabowo dan Sandiaga berjanji akan melakukan pembangunan infrastruktur tanpa membebani APBN seolah-olah menafikkan kondisi perekonomian negara yang sebenarnya.

Ia pun menyebut beberapa negara termasuk negara maju lainnya seperti Amerika Serikat (AS) yang juga memiliki utang luar negeri.

“Jangan karena kita kepengen menang jadi semua diumbar gitu ya, nah terus pertanggungjawabannya seperti apa? Ini seolah-olah begini, yang penting menang dulu, soal nanti yang penting belakangan. Dipenuhi atau tidak dipenuhi ’emang gue pikirin’. Nah ini yang sepertinya yang saya tangkap begitu, ‘yang penting gue menang dulu, rakyat ketipu nggak ada masalah’, istilahnya,” tandas Irma yang juga Anggota Komisi IX DPR RI ini.

Sebelumnya Cawapres no urut 02 Sandiaga Uno berjanji membangun infrastruktur jika dirinya dan Prabowo terpilih pada Pilpres 2019 nanti. Ia mengaku bakal membangun infrastruktur tanpa membenani anggaran dengan utang.

“Pak Prabowo dan saya ingin insyaallah infrastruktur kita bangun. Kita bangun juga segi-segi ekonomi lain dan infrastruktur itu tidak perlu membebani utang kepada bangsa kita,” kata Sandiaga, di Jalan Ciledug Raya, Petukangan, Jakarta Selatan, Sabtu (8/12/2018).

Hal senada juga dikatakan Prabowo Subianto menyebut impiannya membangun infrastruktur tanpa dibantu utang. Dia mengatakan hal itu bisa membantu peningkatan produksi di Indonesia.

“Negara yang bisa memiliki pembangunan infrastruktur demi menunjang ekonomi di desa-desa tanpa bergantung oleh utang luar negeri. Jika itu terjadi, bukan tidak mungkin hasil produksi kita akan meningkat,” pungkasnya.

Editor: Luki Herdian

Previous articleSikapi Defisit BPJS Kesehatan, Fraksi PKS Wacanakan Hak Angket
Next articleAnies Ajak The Jakmania Rayakan Gelar Juara Liga 1 di Balaikota