Rawan Kriminal, Warga Kapuk Muara Desak DKI Perbaiki Lampu Jalan

Kondisi Jl. Kapuk Raya, Kelurahan Kapuk Muara, Jakarta Utara saat malam terlihat gelap sehingga membahayakan bagi pengguna jalan serta meningkatkan potensi terjadinya aksi kejahatan

Jakarta, PONTAS.ID – Warga Kapuk Muara mengeluhkan kondisi lampu penerangan jalan umum (PJU) di Jalan Kapuk Raya, Penjaringan, Jakarta Utara. Kondisi ini selain mengancam keselamatan pengendera, juga meningkatkan potensi kejahatan di wilayah tersebut.

“Lampu ini sudah lama dibiarkan mati tanpa jelas alasannya. Sekarang kami minta Pemprov DKI segera memperbaiki, agar jalan kembali terang dan warga aman saat melintas,” kata Taufik kepada PONTAS.id, di Penjaringan, Rabu (7/11/2018).

Hal senada disampaikan warga setempat, Dwi, juga mengeluhkan lampu PJU yang mati itu, “Banyak mas lampu nya yang mati, jadi kalau sore sampai malam jalanan jadi gelap,” ujarnya.

Sebelumnya, Lurah Kapuk Muara, Tahta Yujang, mengakui aktivitas warganya terganggu akibat matinya PJU itu.

“Tentu harapan kami lampu PJU yang mati dapat kembali dinyalakan. Apalagi dari dari jembatan Teluk gong hingga jembatan Hari-hari rawan terjadi tindakan kriminal,” kata dia di Kapuk Muara, Minggu (4/11/2018).

Mencuatnya kasus lampu PJU ini ketika salah seorang warga Kapuk Muara, Agus mengeluhkan matinya puluhan lampu PJU di sepanjang jalan Kapuk Raya, Kelurahan Kapuk Muara, Jakarta Utara.

Menurut Agus, sepengetahuan dirinya, lampu PJU tersebut baru saja diganti oleh Pemprov DKI.

Selain meminta segera menyalakan lampu PJU, Agus juga mengharapkan Pemprov DKI memasang dengan lampu PJU jenis light emitting diode (LED), ” Selain bisa menghemat sampai 40 persen, juga meningkatkan keamanan wilayah,” kata Agus ketika itu.

Dari amatan wartawan, pada Selasa (6/11/2018) malam, tampak puluhan lampu PJU mati mulai dari Jalan Kapuk Raya, sepanjang jembatan Teluk gong hingga jalan akses menuju Kamal Raya.

Penulis: Hasanudin
Editor: Pahala Simanjuntak

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here