Begini Debat Panjang soal Asal Muasal Kata ‘News’

Jakarta, PONTAS.ID – Berita atau News jika dilihat dari sejarah perkembangan pada abad-14 di Inggris menunjuk pada kata sifat “baru” atau “hal baru”. Berita yang jika memang diartikan sebagai suatu Informasi tentang kejadian terkini/ terbaru, tersedia dalam berbagai bentuk media yaitu : Elektronik, Cetak, ataupun mulut ke mulut.

Seiring perkembangan zaman, banyak yang menyatakan bahwa ” NEWS” itu sendiri memiliki akronim yang tersembunyi dari tiap huruf. Jadi, News diartikan sebagai 4 arah mata angin. N yaitu North (Utara), E yaitu East (Timur), W yaitu West (Barat), dan S yaitu South (Selatan).

Banyak dari para pengamat masih memperdebatkan, baik kaum pelajar dan masyarakat awam pun ikut mempertanyakan. Pihak-pihak yang terlibat dalam dunia atau lingkup Berita pun belum meyakini kepanjangan Berita dari 4 arah mata angin tersebut.
Dalam perkembangan artian baru ini, banyak pihak meyakini, seorang pewarta berita harus mampu menyebarkan informasinya ke segala arah. Arah yang dimaksud ialah Utara, Barat, Timur, Selatan. Sehingga fungsi penyampaian sampai pada semua pihak, waktu dan tempat.

Secara Kontradiktif, belum ada yang meyakini bahwa NEWS datang dari ke empat arah mata angin. Tetapi, jika dilihat saat ini, keberadaan berita/informasi hanya dapat dinikmati oleh beberapa pihak saja, dan diolah oleh pihak tertentu saja, sehingga berita/informasi yang di dapat seharusnya luas dan dinikmati oleh siapa saja memiliki ruang sempit yang monoton.

Melalui Wikipedia, atau kamus Inggris lainnya, belum ada pengakuan, atas NEWS sebagai akronim 4 arah mata angin. Setidaknya, maksud dari 4 arah mata angin, ialah untuk menyampaikan bahwa seharusnya sebuah berita harus dapat sampai pada masyarakat seluas-luasnya, sebenar-benarnya, tanpa memihak ataupun dibatasi.

Penulis : Corani

Previous articleSandiaga Optimis Polemik Gerindra-PKS soal Rebutan Kursi Wagub DKI akan Selesai
Next articleProduk Keanekaragaman Hayati Bisa Alternatif Kurangi Plastik