Koalisi Prabowo-Sandi Heran Masih Ada 31 Juta Data Belum Masuk DPT

Ilsutrasi DPT (ist)

Jakarta, PONTAS.ID – Petinggi partai politik Koalisi Indonesia Adil Makmur pendukung Prabowo-Sandiaga heran masih ada sekitar 31 juta data belum masuk dalam daftar pemilih.

Sekjen Partai Gerindra Ahmad Muzani mengaku terkejut dengan data tersebut. Makanya dia minta penjelasan dari informasi yang diberikan Kemendagri.

“Kami datang ke KPU untuk meminta penjelasan. Itu bukan angka kecil,” kata Muzani, Kamis (18/10/2018).

Muzani meambahkan, penyelenggara bersama peserta pemilu sedang melakukan proses penyisiran terhadap dugaan data ganda 1,1 juta, dari sebelumnya 25 juta data ganda.

Sementara proses penyisiran data ganda dari DPT 185 juta masih berlangsung hingga 15 November 2018 mendatang.

“Kami terkejut, di tengah proses penyisiran muncul data baru. Ini data apa lagi yang 31 juta? Pengurangan atau penambahan dari angka 185 juta,” ucap Muzani.

Muzani mempertanyakan apakah DP4 yang sebelumnya diserahkan Kemendagri ke KPU sebagai basis data untuk menentukan DPT masih dapat berubah setelah DPT ditetapkan.

“Ini yang ingin kami mohon penjelasan dari KPU. Kami ingin semua rakyat yang punya hak pilih dapat menggunakannya dan kami tak ingin di pemilu ini ada yang menggunakan hak pilihnya lebih dari satu kali,” pungkasnya.

Previous articleMenhub Prihatin Anak Buahnya Jadi Tersangka Penembakan ke Gedung DPR
Next articleProgram ‘Gerakan Emas’ Prabowo Subianto Dipertanyakan