Jeddah, PONTAS.ID – Kementerian Perdagangan (Kemendag) melaporkan bahwa Importir Arab Saudi, BAFARAT, mengajak para tenaga ahli pertanian Indonesia untuk lebih meningkatkan kerja sama perdagangan.
Hal itu disampaikan saat pertemuan bisnis yang difasilitasi Indonesian Trade Promotion Center (ITPC) Jeddah, pada Rabu (19/9/2018) di kantor BAFARAT, Gedung Almurjan, Arab Saudi. Perusahaan yang bergerak pada sektor pertanian itu merupakan importir komoditas teh, kopi, dan rempah-rempah Indonesia.
“Melalui pertemuan bisnis diharapkan dapat meningkatkan ekspor nonmigas Indonesia ke Arab Saudi. Saat pertemuan berlangsung, ITPC Jeddah diterima oleh pemilik BAFARAT, Abdul Hadi Omar Bafarat dan Manajer Pengembangan Bisnis BAFARAT, Omar Al-Hadi O Bafarat,” kata Kepala ITPC Jeddah, Gunawan dalam siaran pers Kemendag, Selasa (16/10/2018).
BAFARAT, lanjut Gunawan, menawarkan lahan pertaniannya untuk dikelola oleh perusahaan di Indonesia khususnya oleh para pakar pertanian dan pakar pariwisata.
“Lahan pertanian seluas 21 ribu hektar terletak di Sudan atau dekat dengan Sungai Nil yang menjadi sumber pengairan. Lahan ini akan digunakan untuk pengembangan rumah potong hewan, lahan pertanian, perhotelan, dan pariwisata,” ujarnya.
Gunawan menuturkan bahwa BAFARAT juga ingin merekrut tenaga lulusan sekolah pariwisata dan perhotelan Indonesia untuk bekerja di sektor pariwisata. Sedangkan untuk mengerjakan proyek berupa pembangunan fasilitas hotel, sarana dan prasarana pariwisata, serta pengembangan sektor energi yang ramah lingkungan, BAFATAR ingin bekerja sama dengan perusahaan kontraktor Indonesia.
Sementara itu, saat ini BAFARAT sedang menjalankan bisnis di bidang ritel sebagai pemilik kedai kopi di Jeddah, serta ingin mendapatkan pasokan suplai kopi dari Indonesia. Sebelumya, BAFARAT merupakan importir kopi Indonesia yang mengirimkan lima kontainer kopi setiap bulannya.
“Selanjutnya kami akan memfasilitasi pertemuan bisnis BAFARAT dengan pelaku usaha Indonesia saat pameran Trade Expo Indonesia pada 24-28 Oktober di ICE BSD, Tangerang, mendatang,” tandas Gunawan.
Editor: Risman Septian




























