Buka Jalur Terisolasi di Sigi, TNI Kerahkan 250 Prajurit

Personel TNI (Ist).

Jakarta, PONTAS.ID – Komandan Satgas Bencana Alam satuan Yonif Para Raider 431/SSP Kostrad, Mayor Inf A.A Geda Rama mengatakan pihaknya telah mengerahkan 250 prajurit Kostrad TNI AD untuk membuka jalur menuju Desa Jono Oge, Kabupaten Sigi yang terputus akibat gempa Palu berkekuatan 7,4 SR.

“Saya perintahkan sebahagian anggota Satgas untuk melakukan Patroli dan membuka jalan di desa yang masih terisolir tersebut,” ungkap Geda berdasarkan keterangan resmi.

Desa Jono Oge merupakan salah satu desa yang ‘tertimbun’ lumpur atau likuifaksi di mana tanah berubah menjadi lumpur akibat dampak bencana tersebut.

Geda menyatakan pihaknya saat ini tengah melakukan pencarian korban dan pembersihan bangunan yang porak poranda di desa tersebut.

“Kami juga terlibat dalam pendistribusian bantuan makanan dan obat-obatan kepada warga yang sangat membutuhkan,” kata dia.

Personel TNI yang diterjunkan saat ini masih berfokus mengevakuasi korban yang tertimbun lumpur likuifikasi di wilayah Desa Petobo Atas Dan Petobo Bawah, Kota Palu.

Geda berharap secepatnya pasukan TNI dapat bergerak ke Desa Jono Oge untuk melakukan evakuasi di wilayah tersebut.

“Hingga petang tadi anggota berhasil mengevakuasi 20 mayat korban gempa di Desa Petobo atas dan Petobo Bawah dan langsung diserahkan ke Tim Basarnas,” kata dia.

Previous articleMa’ruf Amin Bantah Berkampanye di Pesantren
Next articleSoal Patung Jokowi, NasDem: Kalau Rakyat Berkehendak Kenapa Ribut