Jakarta, PONTAS.ID – Bertempat di Soehanna Hall – The Energy Building, Jakarta digelar penghargaan Investor Awards 2018. Dalam ajang ini BNI Syariah meraih penghargaan The Best Sharia aset diatas 10 triliun yang merupakan tahun kelima berturut-turut sejak tahun 2014. Penghargaan diterima oleh Direktur Utama BNI Syariah, Abdullah Firman Wibowo.
Acara yang digelar setiap tahunnya ini merupakan bentuk apresiasi Majalah Investor terhadap perkembangan industri syariah yang berhasil meningkatkan performa bisnis dan membukukan kualitas kinerja yang baik diantaranya industri perbankan, asuransi, multifinance, reksadana, obligasi syariah serta akademisi dan tokoh-tokoh syariah.
Penilaian berdasarkan laporan keuangan tahun 2017 diantaranya CAR (capital adequacy ratio), NPF (non performing financing), ROE (return on equity), NIM (net interest margin), BOPO (beban operasional), cash provision, pertumbuhan laba bersih 1 tahun, dana pihak ketiga, pembiayaan, rasio utilisasi pembiayaan, prosentase pembiayaan mudharabah dan musyarakah, rasio penerimaan dana zakat infaq sedekah terhadap laba bersih dan rasio penggunaan dana qardh terhadap aset.
“Penghargaan ini menjadi amanah BNI Syariah untuk terus memberikan kinerja optimal kepada masyarakat sebagai bentuk komitmen untuk mendukung pertumbuhan ekonomi syariah di Indonesia, baik dari sisi peningkatan asset, akses dan penghimpunan pendanaan, pembiayaan yang berkualitas dan layanan syariah yang menjangkau coverage masyarakat di kota dan sub-urban. Kami berharap dapat menjadi mitra kebaikan bagi nasabah untuk mewujudkan cita-citanya melalui perencanaan keuangan sesuai syariah”, kata Firman.
Dalam menghadapi tantangan perbankan syariah kedepan dan untuk meningkatkan kinerja perusahaan, BNI Syariah terus mendukung percepatan pertumbuhan ekonomi syariah di Indonesia, diantaranya dengan sinergi layanan syariah melalui pemanfaatan 1.584 SCO (Sharia Channeling Outlet) BNI Induk yang tersebar di seluruh Indonesia.
Dengan adanya SCO ini, masyarakat diberikan kemudahan akses perbankan syariah dengan melakukan berbagai transaksi finansial dan non-finansial diantaranya pembukaan rekening tabungan BNI Syariah, aktivasi e- banking (sms banking, mobile banking, internet banking, ATM), setoran dan penarikan tunai.
Selain itu, untuk meningkatkan awareness masyarakat terhadap perbankan syariah juga dilakukan literasi melalui program BOD Teaching, seminar dan publikasi, sedangkan untuk meningkatkan inklusi melalui aktivasi event dan program tematik.
Di sisi pembiayaan, BNI Syariah melakukan sinergi pembiayaan produktif dengan BNI Induk diantaranya sindikasi untuk proyek pembangunan infrastruktur seperti jalan tol, rumah sakit dan fasilitas umum lainnya dengan tetap selektif dalam melakukan ekspansi bisnis di seluruh sektor.
Selain itu, untuk mendukung pemerintah dalam penyediaan tempat tinggal yang layak, BNI Syariah telah bekerjasama dengan lebih dari 800 developer perumahan di seluruh Indonesia dengan menyediakan program 2 hari dapat rumah.
“Artinya, masyarakat dapat memilih hunian yang diinginkan sesuai dengan prinsip-prinsip syariah. Alhamdulillah, produk BNI Griya IB Hasanah BNI Syariah mendapat apresiasi Golden KPR Bank Umum Syariah selama 5 tahun berturut – turut sejak tahun 2013,” ujar Firman.
Dari sisi dana, BNI Syariah berupaya meningkatkan dana murah salah satunya Tabungan BNI Baitullah IB Hasanah melalui program Indonesia Berhaji ‘Hajiku Hasanahku’. Dengan adanya program ini, BNI Syariah mengajak masyarakat untuk merencanakan keuangan yang baik untuk persiapan Haji dimulai sejak usia dini.
Ini adalah sebuah program perencanaan keuangan yang baik dan komitmen untuk merealisasikan niat untuk berhaji. BNI Syariah siap memudahkan masyarakat untuk mewujudkan cita-citanya ke Tanah Suci sedari muda melalui program Indonesia Berhaji.
“Program Indonesia Berhaji akan dirangkai dalam beberapa program menarik dengan mendapatkan undian pemenuhan porsi setoran awal haji regular maksimal Rp 20 juta untuk 5 pemenang,” tukas Firman.
Editor: Risman Septian


























