Pemprov DKI Belum Pastikan Libur Sekolah saat Asian Games 2018

Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta, Sandiaga Uno.

Jakarta, PONTAS.ID – Pihak Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta hingga saat ini belum dapat memastikan rencana untuk meliburkan para pelajar sekolah saat Asian Games diselenggarakan pada tanggal 18 Agustus hingga 2 September 2018.

Hal tersebut diungkapkan oleh Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta, Sandiaga Salahuddin Uno saat menghadiri rapat dengar pendapat (RDP) tentang persiapan Asian Games 2018 dengan pihak Komisi X di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (25/7/2018).

“Kita sedang melakukan simulasi khususnya mengenai siswa, baik peserta didik yang terdampak langsung pada rute-rute dari Kampung Atlet ke venue dan di sekitar venue-venue. Jadi atau tidak liburnya itu kita akan berkoordinasi tentunya,” kata pria yang akrab disapa Sandi ini.

Rencana untuk meliburkan para pelajar sekolah tersebut muncul karena pertimbangan Pemprov DKI dinilai dapat mengurangi kemacetan di ibukota. Namun di sisi lain, Sandi mengatakan tak ingin jika Asian Games 2018 tampak sepi lantaran seluruh siswa diliburkan.

“Kita juga tak mau nanti Asian Games itu sepi pengunjung, kalau diliburkan total. Sedangkan banyak yang bisa dilakukan untuk memberi tugas kepada mereka (peserta didik), baik mendatangi venue, menulis karya tulis tentang Asian Games, atau terlibat langsung,” ujarnya.

Namun, Sandi mengaku akan terus mendiskusikan rencana itu agar segera mendapat titik terang. Rencana itu pun katanya akan diputuskan dalam sepuluh hari kedepan, bersama dengan Indonesia Asian Games 2018 Organizing Committee (Inasgoc) dan pemerintah pusat.

“Nanti keputusannya akan didiskusikan bersama Inasgoc dengan Pak Gubernur (DKI, Anies Baswedan) dan pemerintah pusat sepuluh hari kedepan. Karena kita ingin memastikan suksesnya Asian Games 2018 ini, jangan sampai kita salah ambil kebijakan,” tutur dia.

Pria yang merupakan mantan bos akuntan publik ini pun mengaku sangat ingin menyukseskan gelaran Asian Games 2018, dengan harapan nantinya setelah pesta olahraga internasional tersebut selesai dilaksanakan, dapat memberi kesan positif terhadap negara-negara peserta.

“Jadi atau tidak liburnya, kami koordinasi. Keinginan kami untuk menyukseskan Asian Games. Libur sampai kuliah juga perlu kami catat karena dampaknya lebih luas. Di dinas pendidikan hanya SMP, SMA, dan SMK. Apalagi juga karyawan perlu kami simulasikan,” ucapnya.

Terkait dengan persiapan infrastruktur untuk Asian Games 2018, Sandi memastikan bahwa Kota Jakarta sangat siap menghadapi Asian Games. Semua target pengerjaan proyek tambahan yang diberikan Inasgoc, katanya akan selesai pada tanggal 31 Juli 2018.

“Kami sampaikan sudah ready untuk deliver 100 persen. Tugas tambah 10 GOR BMX, baseball selesai akhir Juli. Tugas tambahan lain koridor utama venue maraton kita lagi kebut. Koridor utama Sudirman-Thamrin saya cek langsung dengan lari di tempat. Akhir Juli rampung,” tukas dia.

Editor: Risman Septian

Previous articleDPR Minta Demo Ojek Online Saat Asian Games Dibatalkan
Next articlePemerintah Diminta Perhatikan Nasib Ratusan Ribu Honorer K2

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here