Jelang Pemilu, Kapolri Diingatkan Jaga Komitmen Demokrasi

Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, Kapolri Jenderal Tito Karnavian dan Kepala BIN Budi Gunawan, saat menghadiri Sidang Kabinet Paripurna, di Istana Negara, Jakarta, Rabu (16/4/2018)

Jakarta, PONTAS.ID – Penghitungan suara pada Pemilu 2019 mendatang membutuhkan pengamanan ekstra dari institusi Polri. Pada Pemilu mendatang ada lima kertas suara yang harus dihitung di setiap TPS dan butuh waktu panjang dari pemilu-pemilu sebelumnya.

Dimana, butuh pergantian pengamanan polisi yang bertugas di setiap TPS. Ini penting untuk kesuksesan Pemilu. Hal itu diutarakan Anggota Komisi III DPR RI Aziz Syamsuddin.

Aziz menegaskan agar Kapolri mengingat kembali pandangan kerjanya saat uji kelayakan dan kepatutan di hadapan Komisi III DPR. Kapolri, kata Aziz, ingin menguatkan sistem demokrasi di Tanah Air.

“Saya mengkhawatirkan saat penghitungan suara Pilpres tidak terjaga dengan baik. Faktor tenaga saksi dan polisi jadi masalah. Proses penghitungan Pemilu di setiap TPS bisa sampai pukul dua malam,” kata Aziz kepada wartawan di Jakarta, Jumat (20/7/2018).

Tentu saja, lanjut Politisi Golkar ini, tidak saja terkait dengan kebutuhan personil Polri yang bertugas menjaga TPS, lebih dari itu ada kebutuhan anggaran yang harus dipenuhi.

“Perlu penjagaan polisi secara roling. Ini perlu persiapan dan anggaran 2019 akan dibahas lagi. Jangan sampai biaya penjagaan tidak cukup. Siklus anggaran ini akan diketok di bulan September nanti,” jelasnya.

Sebagai Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR, Aziz juga berharap, Kapolri menjaga kebutuhan anggaran Polri. Apalagi, dalam waktu dekat ada Asian Games yang juga butuh keamanan plus anggarannya.

“Anggaran polisi untuk penjagaan Asian Games juga jangan sampai kekurangan. Saya punya pengalaman di Malaysia, polisi yang jaga ternyata bermasalah dengan biaya makan,” tukasnya.

Previous articleKoalisi Permanen Diusulkan Tingkat Pusat hingga Daerah
Next articleKLHK Sosialisasikan Pengurangan Pengunaan Kantong Plastik di Pasar Tradisional

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here