Wakil Ketua MPR Minta Jangan Ada Kecurangan di Jelang Pilkada Serentak

Muhaimin Iskandar (ist)

Jakarta, PONTAS.ID – Tiga hari lagi, tepatnya tanggal 27 Juni 2018 Pilkada serentak akan diselenggarakan di 171 daerah, tepatnya 17 provinsi, 39 kota, dan 115 kabupaten. Pilkada serentak ketiga yang diselenggarakan di Indonesia ini merupakan momentum pesta demokrasi yang perlu dijaga oleh semua elemen bangsa.

Wakil Ketua MPR, Muhaimin Iskandar menegaskan jangan sampai ada tindakan yang bisa mencederai proses demokrasi yang sedang berjalan di Indonesia.

“Kejujuran penyelenggara, sikap saling menghargai walaupun berbeda pilihan, dan partisipasi aktif masyarakat dalam menggunakan hak pilihnya merupakan hal yang wajib dijaga dalam proses demokrasi,” ujar Muhaimin, Senin (25/6/2018).

Penyelenggara pemilu sebagai wasit dalam proses Pilkada serentak haruslah menjaga netralitasnya untuk menjaga kualitas demokrasi yang sedang dibangun.

“Terutama penyelenggara Pemilu dari tingkat bawah sampai pusat harus menjaga netralitasnya agar Pilkada serentak semakin menjadi berkualitas,” ungkapnya.

Selain netralitas penyelenggara, Cak Imin juga berharap Partai Politik mampu memberikan pendidikan politik yang baik bagi masyarakat agar bisa meningkatkan partisipasi politik bagi masyarakat.

“Salah satu ukuran keberhasilan dalam demokrasi adalah tingginya partisipasi masyarakat. Dan ini adalah tugas dari partai politik untuk memberikan pendidikan politik untuk masyarakat,” tandasnya.

Previous articleKementerian PUPR Kirim Alat Berat Tangani Dampak Banjir Banyuwangi
Next articleKemenperin Bersama UNDP Bersinergi Atasi Masalah Sampah Plastik

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here