Arus Mudik 2018, Refly Ingatkan Jasa Marga Soal Jembatan Kali Kuto

Komisaris Utama Jasa Marga, Refly Harun saat mengunjungi Tol Trans Jawa mengecek kesiapan arus mudik 2018

Jakarta, PONTAS.ID – Memantau kesiapan arus mudik dan arus balik Lebaran 2018 (Idul Fitri 1439 H), Komisaris Utama PT Jasa Marga (Persero) Tbk. Refly Harun mulai 11-13 Mei 2018, melakukan pengecekan ke Jalan Tol Trans Jawa dari Jakarta hingga Malang yang dikelola oleh Jasa Marga dan anak usahanya.

“Untuk memastikan bahwa persiapan mudik dilakukan dengan sebaik-baiknya. Meski ada beberapa kendala dalam beberapa hal, kerja keras yang dilakukan oleh para petugas di lapangan, jajaran Direksi, dan semua pihak di Jasa Marga, Anak Perusahaan, dan Cabang bisa mengatasinya,” ujar Refly, dalam keterangan tertulis yang diterima PONTAS.id, Minggu (13/5/2018).

Refly juga mengunjungi Jembatan Kali Kuto yang termasuk di dalam Proyek Jalan Tol Batang-Semarang yang akan dijadikan jalur fungsional saat arus mudik dan balik Lebaran yang jatuh pada bulan Juni mendatang.

Refly berharap, Jembatan Kali Kuto dapat dioperasikan menjelang mudik lebaran, sehingga dapat mempermudah akses pengguna jalan yang menggunakan jalur fungsional Jalan Tol Batang-Semarang. Hal tersebut mengingat jembatan yang menjadi ikon Jalan Tol Batang-Semarang ini menjadi salah satu titik kritis dalam jalur mudik lebaran kali ini.

“Memang, pengerjaan jembatan ini sangat sulit. Namun, diharapkan pada akhir Mei, jembatan ini telah tersambung,” harapnya.

Jalur Fungsional
Selain memantau kesiapan Jembatan Kali Kuto, di proyek Jalan Tol Batang-Semarang ini, Refly juga memastikan kesiapan Simpang Susun (SS) Krapyak. SS Krapyak merupakan akses keluar terakhir dari jalur fungsional Jalan Tol Batang-Semarang.

Di sini, Refly beserta rombongan mendapat pemaparan mengenai progres pembangunan dan pembebasan lahan proyek Jalan Tol Batang-Semarang dari Direktur Utama PT Jasamarga Semarang Batang (JSB) Arie Irianto.

Menurut Arie, hingga tanggal awal Mei 2018, progres pembangunan konstruksi jalan tol sepanjang 75 Km ini sudah mencapai angka 78,1 persen. Sedangkan dari segi pembebasan lahan, Jalan Tol Batang-Semarang sudah mencatatkan angka 89,04 persen.

Proyek Jalan Tol Batang-Semarang akan menjadi salah satu yang dimanfaatkan menjadi jalur fungsional saat arus mudik dan balik lebaran 2018 mendatang. Jalan Tol Semarang Batang merupakan bagian dari proyek Jalan Tol Trans Jawa yang dibagi menjadi 5 seksi.

Seksi 1 Batang-Batang Timur (3,20 Km), Seksi 2 Batang Timur-Weleri (36,35 Km), Seksi 3 Weleri-Kendal (11,05 Km), Seksi 4 Kendal-Kaliwungu (13,50 Km), dan Seksi 5 Kaliwungu-Krapyak (10,10 Km).

Refly Harun didampingi oleh Jajaran Komisaris, Anggota Komite, Direktur Pengembangan Jasa Marga Adrian Priohutomo dan Direktur Operasi I Jasa Marga Mohammad Sofyan.

Editor: Hendrik JS

Previous article15 Catatan Menpar Arief Yahya Selama Kunker Shanghai dan New Delhi
Next articleJaksel dan Jaktim Berpotensi Hujan Sore Hari

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here