Jakarta, PONTAS.ID – Menteri Perdagangan (Mendag) Enggartiasto Lukita memerintahkan seluruh pasar tradisional untuk menyediakan beras jenis premium. Hal itu karena saat ini, fokus pemerintah ialah ketersediaan beras. Enggar mengatakan hal itu usai meninjau dua lokasi pasar tradisional di Kuta, Bali, Selasa (8/5).
Mendag juga memastikan harga kebutuhan pokok jelang Ramadan stabil.
“Tidak ada kenaikan harga. Harga kebutuhan pokok cenderung turun,” ungkap Enggar.
“Harga beras medium pun lebih rendah dari perkiraan, saat ini di pasar ditemukan harga jual beras medium sebesar Rp8.950, padahal targetnya Rp9.450,” imbuhnya.
Menurut dia, harga sejumlah bahan kebutuhan pokok pada awal tahun ini memang sempat mengalami gejolak. Namun, perlahan kembali normal seiring dengan ketersediaan pasokan.
“Kami sudah turunkan eselon I ke daerah, sampai saat ini sudah 26 provinsi dari 34 provinsi untuk melihat ketersediaan stok sudah terdistribusi dengan baik atau belum dan bagaimana perkembangan harganya. Semua hampir merata. Hanya ada 1-2 tempat yang masih berada di atas harga eceran tertinggi,” jelas dia.
Cak Man, salah satu pedagang di Pasar Tradisional Kute 2, mengaku saat ini harga bahan pokok memang masih stabil. Bahkan, beberapa di antaranya cenderung berangsur turun.
Untuk harga bawang putih, dijual dengan harga Rp16 ribu per kilogram dari harga Rp17 ribu per kilogram. Untuk bawang merah dijual dengan harga Rp32 ribu dari harga Rp35 ribu. Cabai rawit merah dijual dengan harga Rp22 ribu dari harga Rp24 ribu. Cabai merah cenderung stabil dengan harga Rp30 ribu selama dua pekan terakhir.
“Memang tidak ada kenaikan harga di satu pekan sebelum ramadan,” singkat Cak Man.
Mendag Enggartiasto Lukita melakukan inspeksi di dua pasar tradisional di Kuta, Bali, yaitu Pasar Kuta 2 dan Pasar Adat Jimbaran. Kegiatan ini dilakukan untuk memantau harga bahan pokok menjelang Ramadan.
Editor: Idul HM




























