Wajah Baru PRJ 2018 Akan Memperlihatkan Sisi Humanisme

Menpar Arief Yahya

Jakarta, PONTAS.ID – Wajah ramah ditunjukkan Pekan Raya Jakarta (PRJ) 2018. Sisi humanisme pun diperlihatkan. Yaitu melalui program Corporate Social Responsibility, 23 Mei-30 Juni. Pengelola PRJ akan berbagi keceriaan dengan banyak anak yatim. Ada juga program kemanusiaan donor darah.

Secara umum, program sosial ini digelar hampir sepanjang penyelenggaraan event. PRJ tahun ini ditabuh 23 Mei sampai 1 Juli.

Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya mengatakan, program sosial sebagai bentuk kepedulian PRJ kepada sesama. “PRJ ini bagus karena tetap peduli kepada sesama. Tidak melupakan lingkungan sekitarnya. Mereka ini mau berbagi kebahagiaan bersama orang-orang yang membutuhkan,” kata Menpar Arief Yahya dalam rilis yang diterima PONTAS.ID, Jakarta, Rabu, (2/5/18).

Aksi peduli sosial PRJ ditandai dengan penyelenggaraan Donor Darah. Kemenpar berkolaborasi bersama Palang Merah Indonesia (PMI). Kegiatan sosial ini dilaksanakan Senin sampai Sabtu, pukul 17.00-20.00 WIB, di Pintu 2, Gambir Expo. Kepedulian dari pengunjung diharapkan bisa menambah stok kantung darah. Untuk itu, PRJ sudah menyediakan booth khusus.

“Kegiatan Donor Darah ini sangat mulia. Sebab, kita membantu dan menyelamatkan nyawa orang lain. Untuk itu, kami tunggu partisipasi publik. Sebab, donasi tersebut sangat berguna bagi masyarakat yang membutuhkan,” terang Menpar.

Untuk menjadi seorang pendonor, ada beberapa persyaratan yang wajib dipenuhi. Mereka harus sehat jasmani dan rohani. Rentang usia kisaran 17-60 tahun. Berat badannya minimal 45 kilogram. Batas dari tekanan darah systole 100-180, lalu disatolenya 70-100. Para pendonor juga harus memiliki haemoglobin 12,5%. Interval donor darah minimal 12 pekan atau 3 bulan. Artinya, dalam setahun maksimal 5 kali.

“Sebelum mendonorkan darahnya, kondisi pengunjung harus prima semuanya. Nanti pasti akan dicek lebih dahulu oleh petugas di lapangan. Kalau memang ingin mendonorkan darahnya, pengunjung ini harus cukup istirahat, makan, dan minum,” katanya lagi.

Ada beberapa tips yang harus diperhatikan bila ingin mendonorkan darah. Mereka diwajibkan tidur yang cukup. Minimal 4 jam sebelum donor. Saat mendonorkan darah, pastikan perut tidak kosong. Jadi makanlah 3-4 jam sebelum mendonasikan darah. Minumlah sebanyak mungkin atau minimal 3 gelas. Setelah melakukan donor darah, beristirahatlah minimal 10 menit sambil makan.

Guna menghindari pembengkakan efek jarum, selama 12 jam hindarilah mengangkat beban berat. Lalu, perbanyaklah minum sampai 72 jam ke depan. Tujuannya, untuk mengembalikan kebugaran.

“Setelah mengikuti petunjuk, para pendonor bisa langsung beraktivitas. Menikmati beragam kemeriahan pesta PRJ. Semoga amal baik para pendonor menjadi berkat,” terang Menpar.

Previous articleGaya Kepemimpinan Mirip LSM, Lely Pelitasari Didesak Mundur dari Ombudsman
Next articleProses Seleksi Transparan, Peminat Sekolah Kedinasan Meningkat