Gagalkan Penyeludupan, KKP Beri Penghargaan Pada Polair Jambi

Direktorat Polisi Perairan Polda Jambi, mendapat penghargaan dari Badan Karantina ikan, Pengendalian Mutu Dan Keamanan Hasil Perikanan (BKIPM) atas penangkapan 107.525 baby lobster. Piagam penghargaan diberikan di Mako Polair Polda Jambi, Selasa (17/4).

Jakarta, PONTAS.ID – Badan Karantina Ikan, Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan (BKIPM) Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), memberikan berbagai apresiasi kepada sejumlah personel Direktorat Kepolisian Daerah (Dirpolair) Polda Jambi.

Apresiasi tersebut diberikan atas keberhasilan para personel dalam menggagalkan penyelundupan baby lobster beberapa waktu lalu.

Penghargaan diberikan oleh Kepala Pusat Karantina Ikan,  Reza Supriatna, didampingi Direktur Polair Polda Jambi Kombes Pol Fauzi Bakti Mochji.

“Kita tidak pernah berpikir akan dapat penghargaan dari BKIPM. Hasil kerja kita sangat diapresiasi,” ungkap Fauzi usai upacara yang digelar di Markas Komando Polair, Selasa (17/4).

Sementara itu, Reza Supriatna saat dikonfirmasi mengatakan, penghargaan yang diberikan tersebut merupakan bentuk apresiasi dari BKIPM kepada personel Ditpolair Polda Jambi atas keberhasilan mengagalkan penyelundupan lebih kurang 200ribu baby lobster.

“Itu nilainya mencapai Rp 30 milir. Kalau dilepasliarkan dan bisa hidup 70 persen saja, sangat besar keuntungan yang bisa didapat negara,” imbuhnya.

“Kami harapkan dengan pemberian apresiasi ini, semakin membuat para petugas dari lembaga maupun kementerian semangat dalam memberantas illegal fishing,” tutup Reza.

Untuk diketahui, beberapa pekan lalu tim Ditpolair Polda Jambi menyelamatkan sekitar 107 ribu baby lobster yang akan diseludupkan ke Vietnam. Nilainya hampir Rp 10 miliar.

Lobster-lobster tersebut dibawa dari Nusa Tenggara Barat (NTB) menuju Jakarta, selanjutnya dibawa melalui jalur darat ke Jambi untuk diselundupkan ke Singapura dan Vietnam melalui pelabuhan tikus di Kabupaten Tanjung Jabung Timur.

Editor: Idul HM

 

Previous articlePemilih di Kawasan Elite Diharapkan Hormati Kunjungan Pantarlih
Next articleBanda Aceh Promosikan Keunggulan Pariwisata Heritage Sejarah Islam