Susi Lepasliarkan 37.000 Benih Lobster Selundupan di Banyuwangi

Jakarta, PONTAS.ID – Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti didampingi Sekretaris Jenderal Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), Nilanto Perbowo dan Dirjen Pengelolaan Ruang Laut KKP Brahmantya S. Poerwadi, memimpin pelepasliaran 37.000 benih lobster (BL) di perairan Taman Nasional Pulau Menjangan Banyuwangi, Jawa Timur (Jatim).

Pelepasliaran  ini dilakukan bersama jajaran Balai Karantina Ikan Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan (KIPM) Surabaya I, Wilker KIPM Banyuwangi, Kepolisian dan TNI AL setempat, serta Basarnas.

Menteri Susi menuturkan, BL ini adalah hasil penangkapan selundupan yang  diduga berasal dari daerah Jawa Barat dan Lombok NTB. Pelaku penyelundupan, lanjutnya, mengumpulkan dan membeli BL dari para pengepul untuk dijual ke luar negeri dengan harga yang sangat menggiurkan. Oleh karena itu, tak heran masih banyak ditemukan kasus penyelundupan meskipun petugas rutin melakukan pengamanan dan pengawasan di berbagai titik lalu lintas produk perikanan.

“Mereka tergiur dengan harga tinggi yang ditawarkan pembeli dari luar negeri. Padahal, harga tersebut masih jauh lebih rendah apabila dibandingkan dengan harga lobster yang dibiarkan besar terlebih dahulu,” tutur Menteri Susi seperti dikutip dari keeterangan resmianya, Senin (3/6/2019)  .

Ia berharap, benih lobster yang dilepasliarkan menjadi potensi masa depan lobster yang bisa ditangkap nelayan wilayah Banyuwangi dan Bali bagian barat.

Ia pun meminta agar tidak ada lagi masyarakat yang menyelundupkan BL dan lobster bertelur maupun komoditas perikanan yang dilarang lainnya untuk menjaga stok di alam. “Pemerintah membuat regulasi untuk melindungi dan menjaga keberlanjutan sumber daya perikanan kita. Untuk siapa? Untuk kita semua dan generasi yang akan datang. Jangan sampai generasi mendatang tidak bisa lagi menangkap lobster di perairan Indonesia karena eksploitasi yang berlebihan,” tandas Menteri Susi.

Penulis: Hartono

Editor: Idul HM

Previous articleLayani Pemudik, Pos Kesehatan Dinkes Asahan Siaga 24 Jam
Next articleHarga Cabai Tembus 90 Ribu, Warga Tebingtinggi Serbu Operasi Pasar