OJK Inginkan 50 BMW Terbentuk di 2018

Kepala Departemen Perbankan Syariah OJK Ahmad Soekro Tratmoto, (Foto:Ist)

Jakarta, PONTAS.ID – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) membidik bisa memfasilitasi pembentukan sebanyak 50 Bank Wakaf Mikro di sepanjang 2018. Diharapkan, pembentukan tersebut memiliki efek positif terhadap tertekannya tingkat kemiskinan dan meningkatkan literasi dan inklusi keuangan di Indonesia. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) berkomitmen untuk terus memperluas penyediaan akses keuangan masyarakat melalui Bank Wakaf Mikro (BWM). Tahun ini, OJK menargetkan sebanyak 50 BWM dapat terbentuk untuk mendukung masyarakat ekonomi menengah ke bawah.

Kepala Departemen Perbankan Syariah OJK Ahmad Soekro Tratmoto mengatakan, saat ini baru ada sekitar 20 Bank Wakaf Mikro yang sudah berdiri dan tersebar di Pulau Jawa. Nantinya Bank Wakaf Mikro juga akan menambah dan memperluas kinerja hingga ke Pulau Sumatera dan Indonesia Timur.

“Target untuk pendirian Bank Wakaf Mikro tentu sebanyak banyaknya, pilot project kemarin 20 bank sudah berdiri kemudian tahun ini harapannya ada 50 Bank Wakaf Mikro mungkin berdiri tahun ini,” kata Ahmad selaku Kepala Departemen Perbankan Syariah OJK, Jakarta, Jumat, (6/4/18).

“Nanti kami akan arahkan masayrakat di luar Jawa, Sumatera Madura, Papua, Sulawesi, Kalimantan dicoba untuk mengembangkan program Bank Wakaf Mikro,” lanjut dia.

Untuk mencapai target tersebut. perlu adanya dukungan dari seluruh tokoh masyarakat dalam mengoptimalkan pendirian Bank Wakaf Mikro, termasuk juga peran dari donatur. Dengan begitu, kata dia justru akan lebih mudah tercapai.

“Kami mengundang juga kepada donatur donatur untuk terus meningkatkan donasinya sehingga meningkatkan banyak Bank Wakaf Mikro. kemudian kepedulian dari tokoh tokoh masyarakat terhadap pendirian BWM itu penting juga jadi kita targetkan kalau saya boleh katakan di 2018 sebanyak-banyaknya yaa,” imbuhnya.

Previous articleDKD: Konsep Pernikahan Belum Cocok Buat Aku
Next articleLa Nyalla Gabung ke PBB