Pesawat Tujuan Jambi Mendarat di Palembang, Ini Penjelasan Lion Air

Ilustrasi pesawat milik maskapai Lion Air

Jakarta, PONTAS.ID – Pesawat Lion Air JT 600 dari Bandara Soetta Cengkareng tujuan Bandar Udara Sultan Thaha, Jambi terpaksa melakukan pengalihan pendaratan (divert) ke Bandar Udara Internasional Sultan Mahmud Badaruddin II, Palembang, karena gangguan teknis di tengah penerbangan, pada Minggu (1/4/2018).

Pesawat tipe Boeing 737-900ER dengan nomor registrasi PK-LFK dengan pilot Capt. Arta Satria Negara, melakukan divert karena turunnya tekanan udara di dalam kabin (cabin pressurized).

“Pesawat mendarat di Palembang dengan sempurna. 206 penumpang dan kru dalam keadaan selamat dan sudah memperoleh layanan terbaik,” jelas Corporate Communication Strategic Lion Air, Danang Mandala Prihantoro ketika dihubungi PONTAS.id, Minggu (1/4/2018).

Bagi penumpang yang mendarat di Palembang, Danang memastikan Lion Air akan menerbangkan kembali para penumpang dengan jadwal keberangkatan terbaru dari Palembang menuju Jambi, “Menggunakan pesawat yang akan diterbangkan dari Batam,” imbuhnya.

Danang mengatakan, saat ini pihaknya bekerjasama dengan teknisi dan pihak terkait untuk melakukan pengecekan dan menjalankan perawatan pesawat tidak terjadwal.
Dia juga menginformasikan, terdapat dua pesawat yang segera dan sedang dilakukan perbaikan tidak terjadwal di Palembang.

“Hal ini akan berdampak pada potensi keterlambatan panjang (long delay), pada rute Jambi-Jakarta, Palembang-Jakarta, “Lion Air akan meminimalisir dampak yang timbul, agar penerbangan pada rute lainnya tidak terganggu,” terang Danang.

Ditambahkan Danang, seluruh penumpang yang terganggu penerbangannya, mendapatkan kompensasi sesuai kebijakan serta layanan terbaik merujuk Peraturan Menteri Perhubungan Nomor PM 89 Tahun 2015.

Tak lupa Lion Air, lanjut Danang, memohon maaf kepada seluruh pelanggan yang terkena dampak kejadian tersebut, “Lion Air berkomitmen dalam memenuhi serta menjalankan seluruh aturan yang telah ditetapkan, demi menjaga keselamatan, keamanan dan kenyamanan penerbangan,” kata.

Danang juga menghimbau, kepada media, pelanggan dan masyarakat, untuk mengetahui perkembangan berikutnya hanya mengacu pada informasi yang diberikan secara resmi oleh Lion Air.

Penulis: Pahala Simanjuntak
Editor: Hendrik JS

Previous articleBawaslu Sumut Terima Ratusan Laporan Pelanggaran Pilkada
Next articleCagub Sumut DSH Cicipi Duren Medan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here