Jakarta, PONTAS.ID – Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian Provinsi DKI Jakarta memastikan ketersediaan pasokan pangan aman jelang Ramadan dan Lebaran.
“Dari Pemrov sudah menyiapkan (ketersediaan pasokan pangan), kami sudah koordinasi dengan pemasok, Kementrian juga sudah membantu menyiapkan, tidak usah khawatir,” ujar PLH Kepala Bidang Ketahanan Pangan DKI Jakarta Sri Hatarti saat konferensi pers di Jekgrosir, Jakarta, Selasa (20/3/2018).
Sri mengaku, pihaknya belum menghitung ketersediaan pasokan pangan di DKI Jakarta. Namun, ia memastikan jumlahya mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat jelang Ramadan dan Lebaran.
Lebih lanjuat Sri menjelaskan, pasokan utama yang paling dicari saat Ramadan dan Lebaran adalah daging sapi dan ayam. Kedua bahan pangan tersebut biasanya mengalami peningkatan pembelian lima hingga 10 persen selama Ramadan. Untuk itu, mengantisipasi kelangkaan kedua bahan pangan tersebut, pihaknya pun sudah melakukan pengawasan.
Seimbangkan Harga
Hal serupa juga disampaikan oleh Arief Prasetyo Adi, Direktur Utama PT Food Station mulai mempersiapkan stok kebutuhan pangan menjelang puasa dan Lebaran 2018.
Hal tersebut menurutnya sebagai antisipasi kebiasaan harga yang naik menjelang hari raya tersebut. Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) sektor pangan ini mencatat stok kebutuhan pangan yang sudah disiapkan sejak dini di antaranya beras, minyak goreng, telur, tepung, gula dan bawang putih.
”kita sudah siapin semua produk basic yakni Beras, minyak, telur sudah. Kemudian tepung, gula, bawang putih sudah, kita siapin juga susu 400.000 pax per bulan, habis ini disiapin 1 juta karton,” Arief Prasetyo di Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta, Selasa (20/3/2018).
Untuk komoditas utama seperti beras, Arief mengatakan, stok aman di atas 20.000 ton sudah ada. Bahkan sampai posisi hari ini sudah di atas 37.000 ton. Kemudian, telur juga stok sudah dipesan dari Blitar.
“Saya sudah ke Blitar ketemu peternak dan bupati di sana. Kita pastikan program ini link, jadi ketemu pembeli sama penjual langsung,” ujarnya.
Untuk minyak goreng stok saat ini 7.000 pax. Meski jumlah tersebut aman, ke depan akan ditambah stok untuk puasa dan Lebaran.
“Jadi sebulan sebelum Lebaran harga naik, sekarang kita siapkan stoknya. Bawang putih juga sama HET Rp35.000-Rp38.000, kita jual Rp25.000, kita stok nya ada. Kalau cabai merah, keriting dan lainnya itu Pasar Jaya yang siapkan. Kita juga siapkan kurma,” tuturnya.
Editor: Idul HM




























