KAHMI: Saatnya Mengedepankan Aspek Kewirausahaan

Presidium KAHMI Kamrussamad memberikan bendera kepada Ridwan Saidi, (Foto:Ist)

Jakarta, PONTAS.ID – Ada kritik bahwa alumni HMl yang tergabung dalam Kahmi hanya bisa bergabung ke partai politik dan berprofesi sebagai politikus saja. Menyadari hal tersebut, Presidum Kahmi Kamrussamad mengharapakan agar para alumni HMl bisa mengubah mindset dari political oriented menjadi entrepreneur oriented. Ia mengatakan bahwa saat ini sudah tidak zaman lagi untuk selalu berpikiran dan mengambil peran di politik. Saat ini pihaknya akan mengedepankan aspek kewirausahaan.

“Sesuai dengan janji saya, yaitu saya akan reorientasi mental Kahmi dari pencari lapangan kerja menjadi pencipta lapangan kerja,” kata Presidum Kahmi Kamrussamad, Jakarta, Selasa, (13/3/18).

Untuk itulah, lanjutnya, pihaknya akan luncurkan sebuah program KAHMlPreneur untuk melatih, mentoring, membuka akses permodalan, akses pemasaran, akses teknologi digital, dan akses manajemen modern agar bisnis alumni HMl bisa tumbuh dan berkembang menjadi kekuatan kemandirian ekonomi umat.

Kamrussamad yang juga pengurus Kadin Indonesia ini menegaskan bahwa membangun kemandirian ekonomi umat menjadi salah satu tantangan terbesar bagi Kahmi.

“Tantangan hari ini dan ke depan bagi generasi muda adalah mengambil peranan pembangunan wirausaha sebagai wujud perubahan mindset alumni HMI,” katanya.

Apalagi, menurutnya, dalam era milenal seperti sekarang ini produk yang dihasilkan sangat mudah dipromosikan dengan media digital. Bahkan, untuk memenangkan persaingan adalah dengan terus-menerus memunculkan atau menciptakan perbedaan (diferensiasi). Hal ini yang mesti berjalan baik dari sisi barang maupun pemasaran.

“Makanya harus dijaga supaya tetap ada diferensiasi. Kalau diferensiasi hilang tidak relevan itu biasanya terjadi kejenuhan,” tegasnya.

Previous articleMafia Bawang Putih, Mentan: Importir Diblacklist dan PNS Saya Pecat!
Next articleDPS Jabar Ditetapkan 16 Maret 2018