DPD: AM Fatwa Layak Jadi Guru Politik

Jakarta, PONTAS.ID – Anggota DPD RI asal Bali Gede Pasek Suardika mempunyai kesan dan penilaian tersendiri terhadap sosok AM Fatwa.

Melalui akun twitternya, Kamis (14/12/2017), @G_paseksuardika membeberkan kisahnya selama berinteraksi dengan AM Fatwa. Berikut cuitannya:

“Beliau dikenal sebagai tokoh politik muslim garis keras di jaman Orba karena kasus Tanjung Priok. Tetapi di mata saya yang beragama Hindu menilainya berbeda.”

“Beliau figur pluralis berbasis wawasan Islam yang kuat. Hal itu saya rasakan selama berinteraksi di parlemen. Bahkan sering diskusi kebangsaan.”

“Bila menelpon saya, Beliau tidak segan ucapkan salam OM Swastyastu, dan saya pun menjawabnya Wallaikum salam. Sebagai bentuk interaksi saling menghargai.”

“Bahkan secara khusus, saya memiliki rekaman yang akan saya simpan sebaik-baiknya, dimana Beliau berkomentar tentang penilaian diri saya.”

“Walau rekaman itu hanya iseng-iseng saja di sebuah kegiatan bersama, tetapi Beliau menyampaikannya dengan sungguh-sungguh.”

“Bahkan ketika Beliau mundur sebagai ketua BK DPD RI karena alasan kesehatan, saya yang menjadi penggantinya.”

“Kami sering berdiskusi, bahkan tak jarang berdebat tentang suatu hal. Tetapi tetap Bapak AM Fatwa layak jadi guru politik.”

“Ketika memimpin sidang pergantian pimpinan yang gaduh lalu, Saya intensif diskusi ttg tata cara dan mekanisme hukumnya.”

“Banyak kenangan politik bersamanya. Selamat jalan Bapak AM Fatwa, semoga mendapatkan tempat terbaik di alam sana.”

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here