Tinjau Pasar Rakyat, Wabup Sergai Soroti Berbagai Masalah

Sergai, PONTAS.ID – Pasar salah satu fungsi penyokong perekonomian rakyat,hal ini disadari oleh Wakil Bupati (Wabup) Serdang Bedagai, Adlin Umar Yusri Tambunan ketika meninjau kondisi pa sar rakyat di kecamatan Perbaungan, Kamis (25/3/2021).

Kunjungannya ke Pasar Tradisional tersebut didampingi perwakilan OPD, untuk menyerap aspirasi masyarakat secara langsung dan ada beberapa aspek yang disorot oleh Wakil Bupati, meliputi pengelolaan sampah, sarana-prasarana, lahan parkir, area kios hingga penerapan protokol kesehatan (prokes).

“Hari ini kita meninjau kondisi pasar rakyat, untuk melihat di lapangan bagai mana aktivitas perekonomian masyarakat,dan mendengar keluhan lainnya dari konsumen dan pedagang. Ada beberapa aspek yang menjadi cata tan, salah satunya masalah pengelolaan sampah dinilai belum maksimal. Bisa dilihiat dari sampah yang menumpuk di banyak titik,” kata Adlin.

Masalah sampah ini mesti ditanggapi secara serius,kata Adlin khususnya OPD terkait. Untuk itu masalah sampah, seperti halnya parkir, kondisi sarana-prasarana dan yang lainnya dapat ditanggulangi sesegera mungkin.

“Sarana-prasarana penunjang, kebersi han,keamanan serta kenyamanan lingkungan pasar, diharapkan mampu memajukan perekonomian warga yang jadi pedagang di Sergai. Masyarakat diharap kan mampu merasa nyaman dan tenang berbelanja di sini,” jelasnya.

Dalam kunjungannya ini, Wabup Adlin juga memantau implementasi prokes dan menyosialisasikan betapa pentingnya mengikuti protokol kesehatan kepada seluruh pedagang, sembari membagi masker kepada pedagang dan pengunjung pasar yang belum mempunyai masker.

“Penerapan prokes sudah diterapkan di Pasar rakyat ini, namun harus diakui hasilnya belum maksimal. Kita harus giatkan terus sosialisasi penerapan prokes agar dapat meminimalisir penyebaran Covid-19 dan Kabupaten Sergai dapat kembali masuk ke dalam zona hijau,” harap Wabup.

Turut mendampingi Kadis Perindustri an dan Perdagangan (Perindagsar), Karno Siregar,dan Plt. Camat Perbau ngan Dra. Sri Rahayu.

Previous articleKorupsi QCC Pelindo II, KPK Seret RJ Lino ke Penjara
Next articleKearifan Lokal Kunci Pengembangan SDM Pariwisata Toba