Jakarta, PONTAS.ID – Dalam rangka memperingati hari Ibu ke-92, Tim Penggerak PKK Kota Administrasi Jakarta Pusat gelar rapid tes gratis untuk kaum perempuan. Hal ini untuk memutus mata rantai penyebaran virus vorona atau covid-19.
Plt Walikota Jakarta Pusat, Irwandi mengatakan, kegiatan rapid tes ini harus terus dilakukan guna memerangi covid-19. Terutama bagi ibu-ibu PKK karena mereka merupakan ujung tombak utama.
“Ibu PKK merupakan mak-mak yang full power, mulai dari tingkat kelurahan hingga tingkat kota mereka selalu aktif membantu Pemerintah, “ ujar Irwandi saat membuka kegiatan rapid tes gratis yang digelar TP PKK Jakpus, di Plaza Kantor Walikota, Selasa (15/12/2020).
Untuk itu kami sangat mengapresiasi sekali kepada PKK Jakarta Pusat yang melaksanakan kegiatan rapid tes gratis untuk memerangi virus corona atau covid19. Dan ini merupakan program kita yang bersinabungan dengan program pusat dalam memerangi covid-19, jelas Irwandi.
“Jangan sampai kita menggebu-gebu memerangi covid-19, tetapi kita lalai memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, ini tidar benar,“ tandasnya.
Plt Ketua TP PKK Jakarta Pusat, Emma Gema Diana menjelaskan, saat ini kita sedang melaksanakan rapid tes gratis untuk kaum perumpuan. Kegiatan ini dilaksanakan atas kerjasama TP PKK Kota Jakarta Pusat dengan para mitra kerja PKK yang peduli terhadap kesehatan masyarakat, khususnya di tengah pandemi covid-19.
“Adapun maksud dan tujuan kegiatan tersebut adalah untuk mendukung program pemerintah dalam deteksi dini/skrining covid-19 guna memutus mata rantai penyebaran covid-19. Dengan sasaran yakni perempuan dari unsur pengurus PKK Kota, Kecamatan, Kelurahan, lansia dan remaja berjumlah 100 orang. Kegiatan rapid tes dalam rangka Hari Ibu ke 92 di mulai pukul 09.00 s.d 12.00 Wib,”jelasnya.
Sementara Ka Seksi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Sudin Kesehatan Jakarta Pusat, Rosvita menambahkan, petugas yang dikerahkan sebanyak 15 orang dari enam puskesmas kecamatan dan menggunakan rapid tes anti gen yang langsung diketahui hasilnya positif atau negatif.
“Jika kedapatan ada yang positip maka langsung di swab dan menunggu hasil swab dua hingga tiga hari,” ujarnya.
Penulis: Zulfatun/Tajuli
Editor: Luki Herdian




























