Hadapi Pandemi Saat Resesi, Menkeu: Masih Panjang Perjalanan Pulihkan Ekonomi

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati saat berbicara dalam seminar "Mainstreaming Islamic Finance into Global Initiatives" di BICC, Bali, Minggu (14/10/2018)

Jakarta, PONTAS.ID – Menteri Keuangan Sri Mulyani menilai tantangan pemerintah untuk menangkal dampak pandemi covid-19 terhadap perekonomian belum usai.

Meskipun APBN sudah melakukan tugasnya dengan cukup baik, kata Ani, panggilan akrabnya, langkah yang harus ditempuh untuk meningkatkan perekonomian masih panjang.

“APBN telah melakukan tugasnya luar biasa tahun ini dan ini bukan episode terakhir. Masih panjang perjalanan kita untuk memulihkan kehidupan masyarakat dan meningkatkan perekonomian kembali,” ujar Sri Mulyani, Selasa (10/11/2020).

Ia juga mengingatkan, mereka yang bekerja di lingkungan Kementerian Keuangan adalah orang-orang terpilih dan karenanya harus terus-menerus berjuang agar Indonesia dapat memenangkan peperangan melawan covid.

“Kita sedang menghadapi sebuah tantangan yang luar biasa, yaitu covid-19 yang telah mengguncang dunia menyebabkan korban jiwa, dan membuat perekonomian di banyak negara porak-poranda,” kata Ani.

Ia juga menuturkan, jajaran pegawai di kementerian keuangan merupakan garda terdepan seperti halnya para petugas kesehatan atau tenaga medis.

Mereka, lanjutnya, adalah kita semua saat ini sedang berjuang menggunakan seluruh pemikiran pengalaman dan kewenangannya dalam mengelola keuangan negara.

Ani juga berharap para dan saling mendukung di tengah masa krisis seperti sekarang. Hal itu dibutuhkan agar kementeriannya tetap solid dan bisa menyelesaikan satu demi satu tantangan yang sudah menanti di depan.

“Jajaran kementerian keuangan yang mengelola keuangan negara ada di garis depan untuk bisa ikut mengatasi tantangan covid-19 tidak hanya dari sisi kesehatan namun sisi sosial ekonomi dan keuangan,” tandas mantan direktur pelaksana bank dunia tersebut.

Penulis: Luki Herdian

Editor: Hendrik JS

Previous articleBanyak Koperasi Bermasalah, Teten Rilis Aturan Main Baru
Next articleKKP Optimistis UU Cipta Kerja Berdampak Positif bagi Perikanan