Kisruh Bimtek Kades, LSM Desak Kajari Sergai Usut Dalang Intelektual

Sergai, PONTAS.ID – Konsorsium Masyarakat Pedesaan Anti Korupsi (Kompak) melakukan aksi unjuk rasa di Kejaksaan Negeri (Kejari) Serdang Bedagai (Sergai) Sumatera Utara. Aksi ini dilakukan untuk mengusut kejanggalan kegiatan bimbingan teknis (Bimtek) ratusan Kepala Desa (Kades) ke Bandung, Jawa Barat di tengah pandemi Covid-19.

“Diduga telah terjadi korupsi dan penyalahgunaan wewenang oleh oknum-oknum yang mencari keuntungan atas kegiatan studi banding ke Bandung. Padahal Pjs Bupati Sergai tidak mengetahui keberangkatan tersebut,” papar oleh Kordinator Aksi, Roji Al-Banjari dalam orasinya, Senin (19/10/2020).

Dengan kegiatan para Kades itu, pihaknya kata Roji mendesak Inspektorat Sergai menyelidiki sumber anggaran studi banding itu serta memintak Kajari (Kepala Kejaksaan Negeri) Sergai segera melakukan penyelidikan atas dugaan penggunaan Dana Desa.

“Usut tuntas oknum atau aktor intelektual yang berada di belakang keberangkatan para Kades tersebut dan segera diproses hukum!” kata Roji.

Dia juga meminta Pjs Bupati Sergai melakukan swab test terhadap para Kepala Desa yang baru kembali dari Bandung untuk menghindari munculnya klaster baru penyebaran Covid-19.

Pantauan wartawan, rombongan aksi kemudian diterima Kepala Seksi Intelijen Kejari Sergai, Agus Adi Atmaja. Agus kemudian berjanji akan menyampaikan masalah ini kepada Kajari Sergai.

Sedangkan saat berunjukrasa di kantor Bupati Sergai, massa diterima Asisten I Nina Deliana didampingi Kabag Hukum, Basyaruddin. Keduanya berjanji akan segera menyampaikan tuntutan itu kepada pimpinan.

Penulis: Andy Ebiet
Editor: Pahala Simanjuntak

Previous articlePemanfaatan Energi Nuklir Saat Ini Hanya untuk Pembangkit Listrik
Next articleFokus Target Lifting, SKK Migas-IPA Komit Jaga Iklim Investasi